Begini Cara Cek Penerima Vaksin Covid-19

  • Whatsapp
Aplikasi pelacak NIK atau vaksin Covid-19

Jakarta, BatamEkbiz.com – Pemerintah memanfaatkan aplikasi PeduliLindungi untuk melacak dalam menghentikan penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19). Dalam tiga hari terakhir, sekitar 26 juta orang mengakses aplikasi untuk vaksin ini.

“Laporan terakhir, dalam tiga hari ini diakses tidak kurang dari 26 juta orang dan masuk sebagai super apps. Itu tidak lain karena masuk ke dalam aplikasi untuk vaksin,” ungkap Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Kominfo Ahmad M. Ramli di Jakarta, Senin (4/1/2021).

Bacaan Lainnya

Menurut Ramli, aplikasi ini mengandalkan partisipasi masyarakat untuk saling membagikan data lokasinya saat bepergian. Sehingga penelusuran riwayat kontak dengan penderita Covid-19 dapat dilakukan.

Pengguna aplikasi ini juga akan mendapatkan notifikasi jika berada di keramaian atau berada di zona merah. Yaitu area atau kelurahan yang sudah terdata bahwa ada orang yang terinfeksi Covid-19 positif atau ada Pasien Dalam Pengawasan.

Dirjen Ramli memaparkan, aplikasi itu kini bisa digolongkan jadi superapp. Jika semua bisa terkoneksi, maka akan ada 180 juta orang mengakses.

“Dan ini akan menjadi apps terbesar menurut kami di bidang covid ini,” katanya.

Pada tahap awal, vaksin Covid-19 akan diberikan kepada seluruh tenaga kesehatan. Termasuk tenaga penunjang yang ada di fasilitas pelayanan kesehatan. Selain itu, vaksin juga akan diberikan kepada sebagian tenaga pelayanan publik yang rawan terpapar Covid-19.

Dalam beberapa hari ke depan, calon penerima Vaksin Covid-19 akan mendapatkan SMS lagi dari PEDULI COVID. SMS ini untuk mengarahkan calon penerima vaksin melakukan registrasi ulang secara elektronik. Registrasi bisa melalui aplikasi PeduliLindungi, web https://pedulilindungi.id, atau panggilan ke *119#.