Begini Cara UMKM Dapat BLT Rp2,4 Juta Susulan

  • Whatsapp
UKM Pasar Jodoh
Aktivitas pembeli dan pedagang di Pasar Jodoh saat pandemi Covid-19 belum mewabah di Kota Batam.

Jakarta, BatamEkbiz.com – Pemerintah sudah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Rp2,4 juta sejak pekan lalu. Namun, penyaluran Bantuan Presiden (Banpres) Produktif ini dilakukan secara bertahap. Nah, bagaimana bila pelaku UMKM belum mendapatkan BLT tersebut?

Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki menyatakan, bagi pelaku UMKM yang belum mendapatkan Banpres Produktif ini, masih bisa mengajukan atau mendaftarkan dirinya ke Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Kabupaten/Kota. Pelaku usaha mikro yang ingin mendapatkan bantuan ini, terlebih dahulu harus dipastikan bahwa sedang tidak menerima bantuan pinjaman dari pihak perbankan sama sekali alias unbankable.

Bacaan Lainnya

“Ini dikhususkan untuk pengusaha mikro yang belum sama sekali menerima bantuan dari pihak perbankan atau unbankable. Apabila memang sedang tidak menerima bantuan maka bisa mendaftarkan diri atau mengajukan dirinya ke Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Kabupaten/Kota,” ujar Teten sebagaimana dikutip dalam siaran resmi Kemenkop UKM, Senin (31/8/2020).

Setelah pelaku usaha mikro mengajukan dirinya, lanjut Teten, maka pihak Dinas Koperasi UKM akan mengidentifikasi data-data calon penerima tersebut untuk ditentukan layak atau tidaknya menerima bantuan. Lalu data tersebut akan dilakukan verifikasi dan validasi oleh Kementerian Koperasi dan UKM bersama Kementerian Keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sementara mengenai teknisnya, Teten Masduki menyatakan bila para pelaku usaha mikro layak mendapatkan bantuan tersebut, maka dana sebesar Rp2,4 juta akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing. Jadi nanti dana itu akan dikirim langsung by name by addres ke si penerima dan ini akan dipakai untuk modal kerja mereka.

Berikut syarat UMKM mendapatkan bantuan Rp2,4 juta dari pemerintah:

  • Para pelaku usaha mikro yang sedang tidak menerima kredit modal kerja dan investasi dari perbankan (unbankable)
  • Pelaku usaha merupakan Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK)
  • Mempunyai usaha mikro yang dibuktikan dengan surat usulan dari pengusul lampirannya
  • Bukan ASN
  • Bukan anggota TNI/POLRI
  • Bukan pegawai BUMN/BUMD
    Bagi yang memenuhi syarat, ayo tunggu apalagi? Segeralah mendaftar!