Bintan Ekspor 128 Ton Olahan Kelapa ke Jerman dan India

  • Whatsapp
Gerakan 1 miliar kelapa di Kepri
Pelepasan ekspor komoditas olahan kelapa ke Jerman dan India oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Bintan, Sabtu (26/9/2020).

Bintan, BatamEkbiz.com – Produk pertanian komoditas olahan kelapa di Kabupaten Bintan diekspor ke Jerman dan Bintan. Ekspor yang terdiri dari santan, bubuk, dan tepung kelapa sebanyak 128 ton ini memiliki nilai ekonomis Rp2,8 miliar.

“Hari ini kita menyaksikan penyerahan sertifikat sekaligus ekspor perdana tepung kelapa ke India dan ekspor santan kelapa ke Jerman,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto didampingi Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, serta Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki saat melepas ekspor komoditas olahan kelapa dalam kunjungan kerjanya ke Bintan, Sabtu (26/9/2020).

Bacaan Lainnya

Airlangga mengatakan, produk ini 100 persen dari Indonesia dan membuat nilai tambah kelapa menjadi tinggi. Ia menilai ekspor ini luar biasa dan diharapkan bisa direplikasi di berbagai daerah Negeri Rayuan Kelapa untuk mengekspor kelapa.

Baca juga: Desain Jembatan Batam-Bintan Harus Berciri Khas Daerah

Airlangga pun mengapresiasi PT Bionesia Organic Foods sebagai eksportir produk kelapa olahan ke Jerman serta para eksportir lainnya yang tetap mampu mendorong ekspor di tengah pandemi Covid-19. Bionesia menargetkan ekspor dari awalnya US$10 juta menjadi US$20 juta dengan investasi US$25 juta.

Ekspor ini diharapkan dapat memulihkan ekonomi daerah akibat pandemi yang berdampak besar terhadap tingkat pertumbuhan ekonomi. Dampak pandemi membuat provinsi mengalami kontraksi -6,66 persen di kuartal II tahun 2020, lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi nasional. Dari sisi sektoral, sektor yang paling terdampak adalah sektor jasa penunjang pariwisata yaitu transportasi, akomodasi, serta penyediaan makan dan minum. (re)