BNI Jadi Bank Penyalur Bantuan Pangan di Tanjungpinang

  • Whatsapp
bantuan pangan
Sosialisasi bantuan pangan non tunai untuk penerima manfaat di Tanjungpinang, Selasa (20/10/2020).

Tanjungpinang, BatamEkbiz.com – Bank Negara Indonesia (BNI) menjadi bank penyalur Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk rumah tangga sasaran Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Tanjungpinang. BPNT adalah pengganti program beras sejahtera (rastra). Bantuan ini disalurkan melalui agen-agen yang ada di masing-masing kelurahan.

“Agen-agen tersebut ditunjuk oleh Himpunan Bank Negara (Himbara). Untuk Kota Tanjungpinang, bank yang ditunjuk adalah BNI,” kata Kepala Dinas Sosial Kota Tanjungpinang, Amrialis dalam sosialisasi BPNT di Aula Kantor Dinas Sosial Kota Tanjungpinang, Selasa (20/10/2020).

Bacaan Lainnya

Amrialis menjelaskan, masing-masing agen dapat melayani kurang lebih 250 KPM. Setiap KPM menerima kiriman dana sebesar Rp200 ribu per bulan.

Namun, bantuan pangan itu tak bisa diambil dalam bentuk uang. Melainkan ditukar dalam bentuk sumber karbohidrat, yaitu beras atau bahan pangan lokal, telur, daging sapi, ayam, ikan, tempe, tahu, sayuran, dan buah-buahan yang disediakan di setiap E-Warong Rumah Pangan Kita dan Agen 46.

Baca juga: Sandiaga Gagas Bantuan Akses Permodalan UMKM Lewat Bank Infaq

“Mulai November, setiap tanggal 10, penerima manfaat BPNT mendapat kiriman dana. Dana tersebut dapat dibelanjakan dalam bentuk komoditas pangan,” jelas Amrialis.

Menurut Amrialis, saat ini Dinsos secara intensif telah membentuk 12 E-Warong. Warung elektronik ini berada di Kelurahan Air Raja, Pinang Kencana, Melayu Kota Piring, dan Batu IX. Kemudian di Kelurahan Tanjung Unggat, Sei Jang, Tanjungpinang Timur, Senggarang, Kampung Bugis, Tanjungpinang Barat, Kamboja, dan Bukit Cermin.

“Secara otomatis KPM penerima rasta menjadi KPM penerima BPNT atau program sembako. Sehingga jumlah penerima manfaat BPNT di Kota Tanjungpinang sebanyak 9.146 KPM,” ucapnya.

Melalui sosialisasi ini, Amrialis berharap keluarga penerima manfaat mengetahui jenis komoditas apa saja yang bisa bertransaksi di E-Warong, melalui agen. Dengan begitu, setiap bulannya para penerima manfaat dapat bertransaksi di E-Warong, RPK, dan agen 46.

“Semoga program ini dapat meningkatkan kebutuhan pangan di Kota Tanjungpinang lebih baik. Selain itu, juga dapat memberikan informasi yang jelas dan pedoman bagi kita semua dalam pelaksanaan program BPNT,” katanya.