Buku ICMI Berpantun Diluncurkan, Referensi Pantun Khas Kepri
Peluncuran Buku ICMI Berpantun oleh ICMI Tanjungpinang

BatamEkbiz.com – Bertepatan Hari Sumpah Pemuda ke-93 tahun 2021, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orda Tanjungpinang meluncurkan buku di Aula SMA Negeri 4 Tanjungpinang, Kamis (28/10/2021). Buku yang diluncurkan tersebut bertajuk “ICMI Berpantun”.

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad hadir melalui video conference dari Gedung Daerah. Ia menuturkan buku ICMI Berpantun yang diluncurkan kali ini akan menambah referensi bacaan ilmu pengetahuan bagi masyarakat Kepri. Khususnya generasi muda hari ini dan ke depan demi pelestarian budaya Melayu di Kepri.

“Kita harus menyadari perlu dan pentingnya arti dan makna pantun itu sendiri. Selain memiliki spektrum yang lengkap, lalu berisikan pesan-pesan sosial di tengah masyarakat. Oleh karena itu budaya pantun ini tidak boleh hilang di bumi Melayu yang kita cintai, ” ujarnya.

Menurut Gubernur, tradisi pantun telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO. Nominasi pantun yang diajukan bersama oleh Indonesia dan Malaysia ini menjadi tradisi budaya Indonesia ke-11 yang diakui UNESCO.

“Bagi Indonesia sendiri tentunya ini harus jadi komitmen bersama setelah ditetapkan oleh UNESCO. Bahwasanya pantun merupakan warisan tak benda bagi Indonesia. Maka kita semua harus mentransformasikan itu ke seluruh nusantara, ” ungkapnya.

Gubernur Ansar juga berharap budaya pantun ini dapat menjadi konsumsi keseharian masyarakat Kepri. Tidak hanya pada acara-acara formal, namun juga di acara non formal di tengah masyakarat.

“Mari kita terus mendukung dan melestarikan adat dan budaya negeri Melayu ini. Bak pepatah, patah tumbuh hilang berganti, tak kan hilang Melayu di bumi, ” ucapnya.

Baca juga: Pantun Kehormatan, Pesan Erizal Lestarikan Tradisi Melayu

Ansar mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada ACMI Kota Tanjungpinang. Karena tetap konsisten menghasilkan karya-karya terbaiknya.

“Kami juga mendorong teman-teman budayawan lain, mari terus kita lahirkan karya-karya baru. Semoga karya ini menjadi amal ibadah bagi kita dalam menabur kebaikan,” tutupnya. (mad)