Demokrat di Pilkada Batam, Punya Kursi Tak Punya Kawan Koalisi

  • Whatsapp

Batam, BatamEkbiz.com – Partai Demokrat diprediksi gagal mengusung bakal pasangan calon (paslon) di Pilkada Batam. PKS dan Partai Golkar yang diharapkan jadi kawan koalisi lebih memilih untuk bergabung dengan partai lain, mengusung bakal paslon petahana. Sisa kursi gabungan parpol yang belum menentukan arah dukungan tak mencukupi untuk memunculkan poros baru.

Demokrat menyiapkan dua jagoan yang ambisius untuk maju di Pilkada Batam, Surya Makmur Nasution dan Helmy Hemilton. Ambisi keduanya untuk maju kandas, karena partai pemilik 3 dari 50 kursi DPRD Kota Batam ini tak lagi punya kawan koalisi.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya Demokrat mengincar dukungan PKS, pemilik 5 kursi DPRD Batam. Paslon yang bakal diusung sebagai Walikota dan Wakil Walikota Batam adalah Ahmad Hijazi-Surya Makmur Nasution. Koalisi ini masih harus menambah dukungan partai lain untuk mencukupi minimal 10 kursi agar bisa mengusung bakal paslon.

Rencana ini buyar setelah PKS melabuhkan dukungan ke bakal pasangan calon petahana, Muhammad Rudi-Amsakar Achmad. Menurut Sekretaris DPW PKS Provinsi Kepri Bambang Dipoyono, ada beberapa pertimbangan bagi DPP PKS untuk mengusung bakal paslon di Pilkada. Di antaranya kecukupan jumlah dukungan parpol, hasil survei, dan visi keberlanjutan dari bakal paslon yang ada.

“Tentu kalau mau tanding harus dilihat dulu, syarat dukungan parpol sudah cukup atau belum?” ujarnya.

Gagal mendapatkan dukungan PKS, beberapa internal Demokrat mencoba merapat ke Partai Golkar, pemilik 7 kursi di DPRD Batam. Paslon yang ditawarkan adalah paket Ahmad Hijazi-Helmy Hemilton. Apalagi DPP Golkar belum mengeluarkan rekomendasi resmi di Pilkada Batam, meski daerah sudah mengisyaratkan untuk mendukung paslon petahana.

“Dukungan resminya belum ada, masih digodok di DPP Partai Golkar. Ini nanti jadi pembahasan antar DPP (DPP Demokrat dan Golkar), kami di daerah masih menunggu,” ungkap Wakil Ketua OKK Partai Demokrat Batam, Farid.

Mementahkan harapan Demokrat, Ketua DPD II Partai Golkar Batam, Muhammad Yunus memastikan bahwa dukungan Partai Golkar ke bakal paslon petahana sudah fix. Tinggal ditindaklanjuti dengan terbitnya surat rekomendasi dari DPP Partai Golkar.

“Kami arahnya memang ke petahana. Dukungan secara lisan sudah disampaikan, tinggal surat rekomendasi. Semoga dalam minggu-minggu ini keluar,” katanya.

Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 mengatur syarat pencalonan dari partai politik. Pasal 22 menyebutkan bahwa partai atau gabungan parpol yang memiliki 20 persen kursi saja yang bisa mengusung paslon.

Berdasarkan hasil Pemilu 2019, dari 11 parpol yang meraih kursi, tidak ada satupun yang memenuhi 20 persen kursi (10 dari 50 kursi) di DPRD Kota Batam atau 25 persen perolehan suara sebagai syarat bisa mengusung paslon. PDIP yang meraih kursi terbanyak hanya mengantongi 8 dari 50 kursi di DPRD Kepri.

Disusul Partai Nasdem dan Golkar dengan 7 kursi, Partai Gerindra 6 kursi, PKS dan PAN masing-masing 5 kursi, Partai Hanura 4 kursi, Partai Demokrat dan PKB 3 kursi, serta PPP dan PSI masing-masing 1 kursi.

Saat ini sudah dua paslon yang memastikan tiket menuju Pilkada Batam. Yakni pasangan petahana Muhammad Rudi-Amsakar Achmad dan Lukita Dinarsyah Tuwo-Abdul Basyid.

Beberapa parpol peraih kursi di DPRD Batam sudah memastikan untuk mengusung Rudi-Amsakar, seperti Partai Nasdem dengan 7 kursi, Hanura 4 kursi, PKS 5 kursi, dan PSI 1 kursi. Sudah 17 kursi atau 34 persen dari total 50 kursi DPRD Batam. Sedangkan partai lain sudah menyatakan secara lisan dukungannya, seperti Partai Golkar dengan 7 kursi dan PAN dengan 5 kursi.

Sementara Lukita-Basyid bakal diusung koalisi tiga parpol. Yakni PDIP dengan 8 kursi, Partai Gerindra 6 kursi, dan PKB 3 kursi. Total 17 kursi atau 34 persen, sudah mencukupi untuk mengusung bakal paslon di Pilkada Batam.

Tinggal Demokrat dengan 3 kursi dan PPP 1 kursi yang belum menentukan arah dukungannya. Kalaupun kedua parpol ini bergabung, dengan modalkan 4 kursi masih belum cukup untuk mengusung bakal paslon baru. (re)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar