Desain Jembatan Batam-Bintan Harus Berciri Khas Daerah

  • Whatsapp

Jakarta, BatamEkbiz.com – Pemerintah akan melanjutkan pembangunan infrastruktur di tengah Pandemi Covid-19. Salah satunya adalah jembatan Batam-Bintan yang akan dibangun dengan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan usaha (KPBU).

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, jembatan dan jalan adalah infrastruktur yang berperan penting dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional dan membantu kelancaran distribusi logistik. Untuk desain pembangunannya, ia meminta ada sentuhan seni dengan ornamen berciri khas daerah.

Bacaan Lainnya

“Khusus untuk pembangunan jembatan, saya sampaikan ke depannya agar terus diberikan sentuhan arsitektural. Seperti pada jembatan Youtefa yang ada ornamen ciri khas daerah Papua. Juga untuk Jembatan Batam-Bintan yang akan dibangun dengan KPBU, agar ada sentuhan seninya,” kata Menteri Basuki sebagaimana siaran persnya pada Minggu (20/9/2020).

Basuki menjelaskan, selama periode 2015-2019 Kementerian PUPR telah membangun jalan nasional sepanjang 3.867 kilometer, jalan tol 1.500 kilometer, dan jembatan 58.346 meter. Pembangunan ini sebagai upaya peningkatan konektivitas, memperkuat daya saing infrastruktur, dan mempercepat pembangunan transportasi yang mendorong penguatan industri nasional.

Baca juga: Tahun Depan Kementerian PUPR Bangun Lagi Rusun di Kepri

Dalam setiap pembangunan infrastruktur, mulai dari tahap survei, investigasi desain, pembebasan tanah, konstruksi, hingga operasi dan pemeliharaan, harus senantiasa memperhatikan dan memenuhi aspek-aspek secara sosial diterima masyarakat (socially acceptable). Kemudian secara ekonomi menguntungkan (economically viable), dan ramah lingkungan (environmentally sound). Hal ini sebagai dukungan pengelolaan sumber daya alam yang baik.

“Sebagai contoh ke depannya pembangunan jalan tol diupayakan tidak lagi membelah bukit. Namun dengan membuat terowongan (tunnel) seperti rencana Jalan Tol Pekanbaru-Padang untuk menembus Bukit Barisan,” ujarnya. (re)