Destinasi Wisata di Zona Hijau Target Masuknya Wisman
Destinasi wisata di kawasan Nongsa, Kota Batam, terus berbenah menjelang dibukanya kembali kawasan itu bagi kedatangan wisatawan mancanegara melalui travel bubble pada 21 April 2021.

BatamEkbiz.com – Menparekraf, Sandiaga Uno menyatakan, pihaknya bersama stakeholder terkait tengah finalisasi rencana kesepakatan Travel Corridor Arrangement (TCA). Kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia ini hanya dibuka di destinasi wisata tertentu.

“TCA rencananya bukan hanya akan diterapkan di Bali. Namun juga di Bintan dan Batam Kepulauan Riau,” kata Sandiaga saat weekly briefing di Jakarta, Senin (19/4/2021).

Ia mengungkapkan, penerapan TCA nantinya terlebih dahulu memastikan bahwa lokasi destinasi sudah zona hijau. Yakni jumlah kasus positif juga tingkat penularannya Covid-19-nya sangat rendah, sehingga bisa diterapkan TCA.

“Destinasi yang kami targetkan masuk zona hijau TCA ini adalah Pantai Lagoi di Bintan. Kemudian Nongsa di Batam dan untuk Bali ada tiga yakni Nusa Dua, Sanur serta Ubud. Nanti pihak Satgas Covid-19 yang punya peran. Jika hijau maka bisa kami rekomendasikan segera diaplikasikan TCA,” ungkap Sandiaga.

Terkait asal wisatawan, menurutnya, sementara ini beberapa negara sudah berminat menjadi potensial partner. Di antaranya Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, Polandia, Ukrania, dan Singapura.

Sandiaga juga menuturkan terkait potensial partner pihaknya bersama Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus berkoordinasi intensif bersama Satgas Covid-19. Termasuk target Juli 2021 bahwa TCA bisa diimplementasikan. Mengingat sejumlah daerah seperti Bali 90 persen ekonominya sangat tergantung pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Banyak kesiapan dan persyaratan yang harus disiapkan juga difinaliasi sebelum pelaksanaan TCA ini,” tuturnya.

Menparekraf juga menekankan pemberlakuan TCA harus dibarengi dengan sertifikasi. Serta penerapan protokol kesehatan Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability (CHSE) yang ketat.

“Selain itu kami juga terus mendorong program vaksinasi bagi pelaku Parekraf, sehingga kekebalan komunitas (herd immunity) sektor ini betul-betul terbentuk. Agar TCA sukses, kasus Covid-19 ditekan tapi ekonomi tetap berjalan dan tumbuh,” jelasnya.

Sektor Parekraf lagi-lagi dari catatan Menparekraf, masih menjadi sektor yang terpukul hebat dari dampak pandemi Covid-19. Maka tidak ada jalan lain untuk bisa tumbuh, harus menerapkan protokol kesehatan ketat, tidak mudik, dan mendukung vaksinasi.

Baca juga: Travel Bubble, Destinasi Wisata Batam Siap Sambut Turis Singapura

“Saya tadi pagi menjelang siang baru saja turut mendampingi Bapak Presiden Joko Widodo meninjau proses vaksinasi. Vaksinasi bagi 500-an pegiat seniman dari unsur budayawan, sastrawan, pelaku perfilman, tari, teater, musisi, dan fesyen. Ini tentu menjadi upaya kepedulian negara agar pekerja publik bisa memiliki kekebalan komunitas yang baik,” pungkas Sandiaga. (re)