DPRD Bawa Dualisme Batam ke Presiden

Batam Centre, BatamEkbiz.Com — Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto mengatakan, sesuai kesepakatan bersama hasil rapat internal, pihaknya akan mengadukan langsung persoalan yang terjadi di Kota Batam kepada Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Batam, besok. Di antara masalah itu adalah belum keluarnya PP harmonisasi kewenangan antara Pemko dan Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Belum keluarnya PP harmonisasi ini menyebabkan stagnanya pelayanan di BP Batam dan menurunnya ekonomi masyarakat. Ditambah lagi dengan kebijakan BP Batam yang bisa mencabut dan mengubah pengalokasian serta peruntukan lahan, sehingga memicu ketidakpastian hukum.

“Ke Menko Perekonomian sudah, ke Menkum HAM sudah. Tapi sampai sekarang tidak ada hasilnya. Ya kita langsung saja akan mengadukannya ke Presiden,” katanya.

Nuryanto mengaku  pihaknya akan berusaha bertemu langsung dengan Presiden dalam kunjungan kerjanya ke Batam, Kamis, 23 Maret 2017. Ia akan memanfaatkan kesempatan dialog untuk menyampaikan hal tersebut. Namun jika tidak sempat, DPRD Batam bakal melayangkan surat untuk bisa bertemu dengan Presiden di Jakarta.

“Kasihan masyarakat jika tidak ada kepastian, ekonomi kita semakin menurun. Kalau besok (Kamis) ada kesempatan dialog, akan kita sampaikan,” ujarnya. (R01)