Film Indonesia Tidak Mati Karena Pandemi
Malam Anugerah Piala Citra Festival Film Indonesia 2020, Sabtu (5/12/2020).

Jakarta, BatamEkbiz.com – Malam puncak Festival Film Indonesia 2020 berlangsung di Jakarta Convention Center, Sabtu (5/12/2020) malam. Ajang bergengsi ini juga tayang melalui siaran langsung di TVRI. Selain itu juga tayang di YouTube FFI dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Dalam ajang tersebut, film ‘Perempuan Tanah Jahanam’ berhasil memborong enam Piala Citra. Sementara Gunawan Maryanto meraih Pemeran Utama Pria Terbaik lewat ‘Hiruk-Pikuk si Al-Kisah’.

Penyelenggaraan Festival Film Indonesia (FFI) tahun ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya akibat pandemi Covid-19. Jika pada tahun sebelumnya panitia mengundang ribuan sineas, tahun ini panitia hanya mengundang nominatornya saja. Itupun dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid membuka acara tersebut. Ia menyatakan FFI 2020 menjadi bukti bahwa dunia perfilman Indonesia tidak mati di tengah pandemi Covid-19.

“FFI 2020 ini menandakan perfilman kita tidak mati. Justru kita bisa kembali meningkat,” kata Hilmar.

Baca juga: Pekan Kebudayaan Libatkan 4.791 Seniman

Hilmar memahami, para pelaku industri film terkena imbas pandemi yang membuat produksi terpaksa harus terhenti. Untuk itu, pemerintah terus berupaya untuk berkomunikasi dengan pelaku industri film agar tetap bisa berkreasi di masa pandemi.

“Saya kira bukan hanya Indonesia yang mengalami, tapi juga global. Mau enggak mau kita terus komunikasi dengan teman film bagaimana mengatasi ini. Karena tidak ada yang punya jurus jitu,” ujar dia.

Pihaknya juga sedang memikirkan bagaimana agar film karya para sineas bisa tetap terdistribusi di tengah pandemi. “Rencana konkret ke depan kita fokus bagaimana menghadirkan film tidak hanya di bioskop. Outlet ini dicari apakah dengan over the top (OTT) yang sudah ada atau yang lain,” imbuhnya.

Ketua Komite FFI 2020 Lukman Sardi menyebutkan, penyelenggaraan FFI tahun ini juga penyemangat bagi para sineas.

“Bersama-sama kita berupaya menyelenggarakan FFI. Sebagai bentuk apresiasi kepada sineas Indonesia, kita memberikan semangat,” imbuhnya. (re)