Hari Maritim ke-57, Tim Peneliti UMRAH Bersepeda Keliling Pulau Benan
Tim Peneliti yang terdiri dari Dosen Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) bersepeda keliling di Pulau Benan.

BatamEkbiz.com – Tak kenal maka tak cinta, tak cinta maka tak sayang. Itulah pepatah yang teramat mudah diingat dan harus dibuktikan.

Bukti pepatah itu dirasakan Tim Peneliti yang terdiri dari Dosen Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) terhadap Pulau Benan. Kunjungan ke pulau di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ini dilakukan Dosen UMRAH dari berbagai disiplin ilmu sejak awal 2019 sampai 2021 dalam rangka riset dan pengabdian ke masyarakat.

Pulau yang didiami sekitar 200 kepala keluarga ini merupakan satu pulau kecil yang ibukotanya Kecamatan Katang Bidare yang sebelumnya bagian dari Kecamatan Senayang. Tidak banyak yang mengetahui bahwa Pulau Benan memiliki segudang potensi di sektor perikanan, budidaya teripang, serta wisata lomba memancing regional dan internasional.

Potensi wisata lainnya adalah bersepeda keliling dan tracking Bukit Jepun di pantai Pulau Benan dan Pulau Katang Bidare. Kondisi jalan Pulau Benan penuh tantangan, sangat menyenangkan untuk bersepeda keliling.

“Waktu tempuh untuk mengelilingi Pulau Benan sekitar 1 jam 25 menit dengan bersepeda,” kata Akhirman selaku Koordinator Spontanitas Tim Penyisir Pantai Pulau Benan, Jumat (17/9/2021).

Penyisiran Pantai Pulau Benan dilakukan bertepatan menjelang Hari Ulang Tahun ke-57 Maritim. Dalam penyisiran tersebut, Akhirman ditemani anggota tim yang terdiri dari Rozeff Pramana, Hilfi Pardi, Lia Suprihartini, dan Suratno yang datang dari Pontianak, Kalimantan Barat.

Dari bersepeda keliling, selain berolahraga, Tim Penyisir mendapatkan banyak potensi sumber daya alam yang dapat dijadikan sumber ekonomi bagi warga Benan. Seperti bagaimana pemerintahan Desa Benan dapat menjalin sinergi dengan pihak swasta untuk menjadikan pulau tersebut sebagai pusat olahraga bersepeda keliling.

Tim Peneliti yang terdiri dari Dosen UMRAH bersepeda keliling di Pulau Benan.
Tim Peneliti yang terdiri dari Dosen UMRAH bersepeda keliling di Pulau Benan.

“Dengan adanya olahraga bersepeda keliling Pulau Benan, tentunya akan mampu menarik jumlah kunjungan wisatawan. Dengan adanya kunjungan wisatawan, maka akan meningkatkan hunian berupa homestay yang bisa menjadi bisnis prioritas, tumbuhnya usaha kuliner dan oleh-oleh khas yang dapat menambah perekonomian masyarakat setempat,” kata Akhirman.

Selain bersepeda keliling, Tim Peneliti Dosen UMRAH juga memanfaatkan kunjungannya ke Pulau Benan untuk melanjutkan pengujian teknologi pengukur suhu air laut guna menetapkan serta memilih lokasi terbaik budidaya teripang. Penelitian PITG Dosen UMRAH tahun 2021 diketuai oleh Lia Suprihartini selaku Dosen Fakultas Ekonomi UMRAH. Tenaga ahli bidang teknologinya adalah Rozeff Pramana selaku Dosen Fakultas Teknik UMRAH.
Sementara untuk suhu air dan kimiawi, tim ahlinya adalah Hilfi Pardi dan Ramdani Eka Putra, Dosen Kimia FKIP UMRAH. Pengujian ini sangat bermanfaat bagi pembudidaya usaha teripang di Kepri dan Indonesia.

Akhirman menjelaskan, tahun 2021 ada dua kegiatan penelitian PITG di Pulau Benan. Yang kedua adalah penelitian berjudul “Pengembangan Oven Teknologi Pengering Teripang”.

Oven Teknologi Pengering Teripang ini dikembangkan dengan dua sumber energi, yaitu kompor gas dan listrik. Sumber energi dari kompor gas merupakan antisipasi agar para pelaku usaha di pulau ini tidak berhenti mengeringkan teripang karena keterbatasan jam operasional PLN. Penelitian ini diketuai oleh Akhirman selaku Dosen Fakultas Ekonomi UMRAH. Tenaga ahlinya Rozeff Pramana dan Hilfi Pardi, dari disiplin ilmu yang berbeda.

Baca juga: Pengabdian ke Masyarakat, Dosen UMRAH Dorong Kemandirian dan Kesejahteraan Warga Benan

“Namun, jika Anda ke Pulau Benan, maka Anda akan kembali kesana. Ada apa?,” kata Akhirman yang membuat orang jadi penasaran. (r)