Hindari Debt Collector, Pelaku UKM Tak Lagi Betah di Rumah

  • Whatsapp
UKM Pasar Jodoh
Aktivitas pembeli dan pedagang di Pasar Jodoh saat pandemi Covid-19 belum mewabah di Kota Batam.

Batam, BatamEkbiz.com – Merebaknya pandemi virus corona (Covid-19) di Kota Batam memaksa pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) tetap tinggal di rumah. Namun, kini mereka tak betah lagi, karena terus didatangi debt collector.

Aris, misalnya, sudah dua minggu ini mulai berjualan lagi. Di saat warga di lingkungan tempat tinggalnya masih terlelap tidur, warga Perumahan Laguna, Kelurahan Tanjungpiayu, Kecamatan Seibeduk ini sudah berkemas-kemas dengan tumpukan barang dagangannya. Puluhan boks plastik transparan diangkutnya dengan motor.

Bacaan Lainnya

“Setiap pagi berangkat sekitar jam 05.00 WIB ke Pasar Pagi, jualan roti,” katanya, Senin (8/6/2020).

Aris sudah lebih dari tiga tahun menekuni usaha rumahan dengan membuat roti untuk kemudian dijajakan di Pasar Pagi, Jodoh. Sebelum pandemi, ia bisa mengantongi keuntungan rata-rata Rp300 ribu per hari.

Saat pandemi, penjualan Aris turun drastis. Para pembeli yang biasa memadati pasar berkurang, seiring instruksi pemerintah agar warga bekerja dan beraktivitas dari rumah. Pemilik dan karyawan toko di ruko-ruko sekitar pasar yang biasanya rutin membeli roti tak ada lagi, karena toko tutup. Sehari paling banter Aris hanya memperoleh keuntungan Rp100 ribu.

Begitu kebijakan bekerja dan beraktivitas di rumah diperketat, Aris tak bisa jualan lagi. Pintu keluar masuk perumahan diportal. Jalan-jalan dan pasar diawasi petugas keamanan.

Sejak itu Aris tak ada pendapatan lagi. Hampir dua bulan ia mengikuti anjuran pemerintah untuk berdiam diri di rumah. Apalagi dengan adanya kebijakan pemerintah agar perbankan dan lembaga keuangan memberikan keringanan pembayaran atau relaksasi kredit. Uang yang biasa digunakan membayar angsuran itupun ia alihkan untuk membiayai kebutuhan selama bertahan di rumah.

“Makan seadanya, dihemat, agar bisa bertahan lama. Karena kita tidak tahu sampai kapan pandemi ini berakhir,” katanya.