HMC Batam, Kreatif di Usia Matang

  • Whatsapp

Batam Centre, BatamEkbiz.Com — Usia bukan penghalang bagi tumbuh suburnya kreativitas seseorang. Ibu-ibu muslimah, juga bisa menjadi lebih kreatif di usianya yang semakin matang. Sebagaimana para ibu-ibu dan muslimah yang tergabung dalam Hijabers Mom Community (HMC) Batam, mencoba eksis di tengah semaraknya para hijabers dan kalangan muslimah muda.

Dilaunching pada Januari 2013, setahun kemudian sudah ada sekitar 300 anggota HMC di Batam. Mereka adalah muslimah yang telah menikah, dengan usia di atas 25 tahun. Anggotanya tidak hanya dari Batam, namun juga dari Tanjungpinang dan Tanjung Balai Karimun, mulai dari kalangan ibu rumah tangga, pegawai negeri, hingga anggota DPRD.

Bacaan Lainnya

“Kami bukan komunitas eksklusif, karena anggotanya terdiri dari berbagai status dan kelas sosial,” ungkap Ketua HMC Batam, Nova Huzeir.

Tujuan pembentukan HMC ini, menurut Nova, adalah sarana bertukar informasi positif bagi pengembangan kepribadian wanita muslimah. Sehingga para muslimah memiliki wawasan lebih mendalam tentang Islam dan lebih mampu berinovasi dalam memberikan kontribusi bagi dunia kewirausahaan.

Kegiatannya tidak sekadar membahas dan berinovasi dengan aneka busana muslim dan hijab yang syar’i. Namun juga pengajian rutin, seminar, dan kegiatan sosial ke masyarakat kurang mampu.

“Ini merupakan wadah berkumpul bagi ibu-ibu muslimah, dengan kegiatan yang lebih bermanfaat dan berhijab secara syar’i,” paparnya.

Meski berwadah dalam komunitas, tidak menjadikan HMC Batam menjadi komunitas eksklusif di tengah muslimah Batam. Mereka juga menepis kesan bahwa hijab yang trendi selalu mahal. Padahal salah satu kuncinya, adalah kreativitas untuk memadupadankan (mix and match) koleksi hijab yang telah dimiliki saat ini. Sehingga Anda tetap bisa tampil beda, tanpa harus bergonta-ganti hijab.

Nova menjelaskan, masih banyak penggunaan hijab di kalangan muslimah yang monoton, tanpa variasi. Di HMC, mereka dituntut kreatif untuk melakukan mix and match dengan koleksi hijab yang sudah ada ataupun memadukan dengan dua atau tiga warna, sehingga Anda bisa tampil trendi namun tetap syar’i.

“Jadi tidak harus gonta-ganti hijab, tapi tetap bisa tampil beda dan bervariasi. Asal tidak berlebihan dan kreatif, serta tetap nyaman bagi pemakai,” kata Dokter Gigi ini.

Pilihan warna masih menjadi salah satu andalan kreativitas bagi anggota HMC Batam. Terutama mix and match hijab dengan warna-warna yang cerah, kontras dan nge-jreng, yang membuat dunia hijab semakin colorful.

Sebagaimana hijab-hijab koleksi HMC, dapat dengan mudah Anda mix and match dengan motif busana lain. Seperti motif busana casual, tunix, dress, blazer, dan celana dengan bagian bawah berbentuk blooming pants.

Terdapat sejumlah koleksi mode hijab yang kini terpajang di butik HMC Batam, seperti pashmina yang biasa disebut kerudung atau mirip selendang, bergo, dan mode-mode gaya ina’scarf. Ada juga beberapa jenis rancangan casual dan semi formal, serta padu padan coat bermotif planel dengan blazer berbahan tenun batik nusantara.

Meningkatnya kesadaran muslimah untuk berhijab dalam beberapa tahun terakhir, semakin meningkatkan perkembangan mode hijab di Batam. Tren dan mode hijab semakin bervariasi dan penuh warna. Tidak hanya populer di kalangan remaja, namun juga kalangan muslimah dewasa dan ibu rumah tangga, sebagaimana aneka hijab koleksi HMC.

Mode hijab koleksi HMC, kini semakin memikat banyak muslimah di Batam. Salah satunya, mode hijab anemone, hasil rancangan pendiri HMC Hannie Hannanto. Hannie Hananto merupakan salah satu dari lima penggagas lahirnya HMC, yakni Irna Mutiara, Jeni Tjahyawati, Monika Jufry dan Najua Yanti. Mereka adalah desainer-desainer busana muslim ternama yang muncul dengan menawarkan tren terbaru di dunia muslim.

Mode hijab anemone cocok bagi mereka yang memiliki rutinitas pekerjaan yang padat. Keistimewaan hijab ini, nyaman digunakan, pemakaiannya cepat, dan simpel.

“Mode-mode hijab koleksi HMC tidak seperti mode-mode hijab kebanyakan, karena rata-rata merupakan hasil kreativitas para pendiri HMC. Sehingga jarang ada kesamaan dengan mode hijab lainnya, lebih eksklusif karena didesain secara khusus dan terbatas,” ungkap Nova. (R02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *