Ini 3 Syarat Calon Petahana Kampanye di Pilkada

  • Whatsapp
Komisioner KPU Bintan, Haris Daulay memberikan materi dalam Bimtek Pemutakhiran Data Pemilih Pilkada 2020.

Bintan, BatamEkbiz.com – Pilkada Serentak 2020 bakal berlangsung di 270 daerah, terdiri dari 9 provinsi, 37 kota, dan 224 kabupaten. Dari jumlah tersebut, lebih dari 200 kepala daerah petahana berpeluang kembali berlaga. Calon petahana ini terikat sejumlah syarat saat melaksanakan kampanye nantinya.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bintan, Haris Daulay menyatakan, Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Umum Kepala Daerah Gubernur, Bupati dan Walikota mengatur syarat petahana saat melaksanakan kampanye. Pada Pasal 70 Ayat 3 disebutkan bahwa Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota yang mencalonkan kembali pada daerah yang sama dalam melaksanakan kampanye harus memenuhi ketentuan.

Bacaan Lainnya

Pertama, tidak boleh menggunakan fasilitas yang terkait dengan jabatannya. Kedua, petahana menjalani cuti diluar tanggungan negara. Ketiga, bahwa pengaturan lama cuti dan jadwal cuti dengan memperhatikan keberlangsungan tugas penyelenggaraan pemerintah daerah.

“Selama cuti atau masa kampanye (petahana) tidak boleh menggunakan fasilitas negara berkenaan dengan jabatannya,” ujar mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini kepada batamekbiz.com, Jumat (10/7/2020).

Menurut Haris, ketentuan tersebut dipertegas dengan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 18 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua PKPU Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota. Pada Pasal 4 Ayat 1 huruf r menyatakan secara tertulis bersedia cuti di luar tanggungan negara selama masa kampanye yang mencalonkan diri di daerah yang sama.

“Pernyataan tersebut dibuat secara tertulis dan harus sudah kita (KPU) terima pada saat penetapan calon,” jelasnya.

Ia menambahkan untuk pendaftaran pasangan calon di KPU Bintan akan dimulai 4 sampai 6 September 2020 dan penetapan pasangan calon tanggal 23 September 2020. Adapun masa kampanye dimulai sejak 26 September sampai 5 Desember 2020.

“Sedangkan pemungutan suara akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020,” tutup Haris. (re)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *