BatamEkbiz.Com– Bisnis media massa konvensional (print) seperti koran, majalah, dan tabloid meredup. Bisnis media digital atau media online dianggap lebih menjanjikan.

Batam Research and IT Development mengungkapkan, sepanjang 2015, sejumlah koran cetak di Indonesia memutuskan tutup dan beralih ke media digital. Dua yang terbaru adalah koran Sinar Harapan dan Jakarta Globe. Redupnya bisnis media massa konvensional juga terasa di Provinsi Kepri, terutama di Kota Batam. Koran mingguan atau bulanan misalnya, banyak yang tidak cetak lagi dan sebagian beralih ke media online. Sementara beberapa perusahaan media massa besar, koran harian, mulai mengurangi oplah, karena langganan dan pembacanya makin tergerus arus era digital.

Media online baru tumbuh bak cendawan di musim hujan di Kepri. Tak sedikit juga media online di Kepri yang akhirnya tumbang, gagal eksis dalam persaingan informasi digital yang kian ketat. Jika awalnya pada 2005 hanya batamtoday.com, kini lebih dari 70 media online bertebaran di seluruh penjuru Kepri.

“Era digital membuka peluang besar pertumbuhan bisnis media online di Batam, menggeser pangsa pembaca media massa konvensional,” kata Direktur Batam Research and IT Development, Wan Husein, S.Kom, Kamis (31/3/2016).

Batam Research and IT Development mencatat ada beberapa media online yang asal terbit, tidak mampu menyuguhkan informasi berdasarkan prinsip-prinsip jurnalistik media siber, Bahkan untuk mampu bertengger di traffic internet pun mereka ngos-ngosan.

Salah satu situs yang banyak digunakan kalangan untuk mengetahui lalu lintas atau traffic suatu website adalah alexa. Di Kepri, hanya beberapa media online yang mampu nangkring di Alexa Rank per 30 Maret 2016. Di antaranya kepri.antaranews.com, batam.tribunnews.com, batampos.co.id, batamtoday.com, batamnews.co.id, kepriupdate.com, batamekbiz.com, dan terkininews.com.

Media online seperti kepri.antaranews.com, batam.tribunnews.com, batampos.co.id tak perlu diragukan lagi. Sebab selain didukung oleh kekuatan financial, sumber daya manusia (SDM) yang andal, ketiganya juga memiliki jaringan yang luas di tingkat nasional. Wajar jika dengan mudah bertengger di traffic www.alexa.com.

Sebagai media online pertama di Kepri, batamtoday.com menunjukkan eksistensinya, membayangi traffic media-media online di Kepri yang didukung jaringan hingga tingkat nasional. Begitupun batamnews.co.id dengan konten-kontennya yang beragam, terus menguntit batamtoday.com. Kemudian kepriupdate.com, media online yang tergabung dalam asosiasi media online Kepri (AMOK) grup, juga menunjukkan konsistensinya dan stabil bertengger di traffic Alexa.

Selanjutnya batamekbiz.com, media online di Kepri yang sarat prestasi jurnalistik hingga tingkat nasional. Batamekbiz.com merupakan satu-satunya media online di Kepri yang terpilih dalam program jurnalistik perubahan iklim dan mendapatkan penghargaan Travel Fellowship dari Lembaga Pers Dr Soetomo (LPDS) Jakarta pada 2014. Pada tahun yang sama, batamekbiz.com juga tercatat sebagai Juara III kategori media online (setelah tempo.co dan detik.com) Journalist Award 2014 yang diselenggarakan Jawa Pos Institute Pro-Otonomi (JPIP) didukung oleh United States Agency for International Development (USAID).

Berbeda dengan media-media online lainnya, terkininews.com adalah media online yang dioperasikan dari luar Batam, tepatnya Tanjungpinang. Media online yang terbit sejak 8 tahun lalu itu, berhasil masuk dalam jajaran 8 media online berpengaruh di Kepri.

“Sementara untuk media online pendatang baru yang terbit pada 2016 ini, kepritimes.com tak bisa dipandang remeh. Berdasarkan ranking Alexa, media online yang baru sebulan terbit ini mampu menggeser puluhan media online yang terbit lebih awal ataupun dukungan financial yang kuat, seperti centralnewsbatam.com, keprinet.com, dan lainnya,” katanya.

Husein menjelaskan, uang bukan segala-galanya bagi media digital untuk bisa menembus peringkat bergengsi di internet. Kekuatan media online lebih ditentukan oleh keorisinilan konten, kualitas jurnalistik, tampilan layout website yang dinamis, dan updating informasi.

“Banyak yang terjebak merasa bisa, mampu, dan memiliki uang, lalu mendirikan media online. Kadang tak sampai setahun, mereka sudah kewalahan bertahan di tengah ketatnya kompetisi sesama media online. Sebagian terpaksa tutup dan kapok, media onlinenya tak nongol lagi, hilang seperti ditelan bumi,” jelasnya. (R02)

 

Berikut peringkat media-media online berpengaruh di Provinsi Kepri per 30 Maret 2016

No Tanggal Terbit Nama Media Traffic (Alexa)
kepri.antaranews.com jaringan nasional
13 Jan 2010 batam.tribunnews.com jaringan nasional
1 18 Mei 2006 batampos.co.id 1,234
2 21 Nov 2005 batamtoday.com 2,223
3 4 Des 2014 batamnews.co.id 2,814
4 17 Sep 2012 kepriupdate.com 4,377
5 2 Maret 2013 batamekbiz.com 5,663
6 3 Jan 2008 terkininews.com 5,698
7 16 Nov 2011 swarakepri.com 6,111
8 29 Juni 2013 buruhtoday.com 8,121
9 30 Des 2010 tanjungpinangpos.co.id 8,533
10 27 Okt 2010 haluankepri.com 9,798
11 23 Okt 2015 potretkepri.com 10,019
12 19 Okt 2015 detiknasional.com 14,035
13 10 Feb 2016 kepritimes.com 15,381
14 3 Des 2015 detikglobalnews.com 23,963
15 22 Juli 2014 sijorikepri.com 31,034
16 3 April 2012 isukepri.com 36,045
17 16 Juli 2014 beritabatam.com 39,507
18 24 Okt 2013 detikkeprinews.com 40,436
19 15 Mei 2015 keprinet.com 40,482
20 28 Juni 2015 centralnewsbatam.com 42,724
21 21 Feb 2013 radarkepri.com 46,838
22 24 Jan 2016 beritakepri.com 52,811
23 22 Des 2015 wartakepri.co.id 59,707
24 22 Juni 2014 batamnews.com 522,034
25 19 Juni 2001 solusihukum.com 1,867,708
26 19 Des 2015 sijoritoday.com 2,246,472
27 8 Jan 2014 kepridays.com 2,517,208
28 14 Juni 2012 karimuntoday.com 2,759,582
29 10 Agus 2015 kejoranews.com 3,470,007
30 23 Sep 2011 batamtvnews.com 3,531,835

 

Sejumlah media online lainnya di Kepri adalah lihatkepri.com, lintaskepri.com, batamreport.com, batamtimes.com, dinamikakepri.com, suarakepri.com, batamindependent.com, kepritoday.com, kabarkepri.com, keprionline.com, detikkepri.com, linggapos.com, riaukepri.com, zonakepri.com, sidaknews.com, jendelakepri.com, faktakepri.com, dan lainnya.