Jemaah Haji Kepri dapat Cenderamata Sajadah

Batam Centre, BatamEkbiz.Com — Gubernur Kepri Nurdin Basirun menyambut kedatangan jemaah haji kloter pertama Debarkasi Batam. Secara khusus, Pemprov Kepri memberikan cenderamata berupa sajadah dan piagam penghargaan kepada jemaah haji asal Provinsi Kepri tersebut.

“Semoga menjadi haji yang mabrur,” katanya saat menyambut kedatangan jemaah haji Kloter pertama Debarkasi Batam di Aula Asrama Haji Batam, Sabtu 9 September 2017 dinihari.

Nurdin menegaskan bahwa Pemprov Kepri terus berupaya meningkatkan layanan haji setiap tahun. Pihaknya selalu memikirkan kekurangan dalam pelayanan Haji tahun ini, sehingga di tahun berikutnya bisa diperbaiki dan ditingkatkan menjadi semakin baik.

“Pelayanan yang baik harus diberikan sehingga jemaah fokus dengan ibadahnya,” tegasnya.

Hadir dalam penyambutan itu Ketua Asosiasi Kesehatan Haji Indonesia dan Anggota Komite Ahli Kesehatan Haji Nasional Kemenkes RI Wan Alkadri Sai Sonar, Anggota DPRD Kepri Yusrizal, Sekdaprov Kepri Arif Fadillah, Kepala Kanwil Kemenag Kepri Marwin Jamal, Bupati Karimun Aunur Rafiq, Bupati Lingga Alias Wello, dan Bupati Kep. Anambas Abdul Haris.

Nurdin bersyukur jemaah tiba dengan selamat di Tanah Air. Dia yakin para jemaah Haji sudah tidak sabar lagi untuk berkumpul dengan sanak keluarga dan akan berbagi pengalaman selama di Tanah Suci, sehingga bisa memotivasi untuk melaksanakan dan menyempurnakan rukun islam.

Menurut Nurdin, kehadiran para pemimpin dan masyarakat yang datang untuk menjemput jemaah Haji tidak lain untuk menjemput keberkahan dan doa-doa yang terbaik untuk kemajuan Provinsi Kepri.

Jemaah Kloter I kembali ke Tanah Air menggunakan pesawat Saudi Arabian Airlines dengan jenis Boeing 747 seri 400 bernomor penerbangan SV 5581. Mereka berangkat dari Bandara King Abdul Aziz, Jeddah – Saudi Arabia menuju Bandara Hang Nadim, Batam – Indonesia dengan jarak tempuh selama 9 jam.

Jemaah Haji tertua adalah H Zahid Abdillah Mahadun berusia 82 tahun berasal dari Lingga dan termuda adalah Syafrianti Sanusi Khairuddin berusia 28 tahun berasal dari Karimun juga tiba dengan selamat.

Wan Alkadri dari Kementerian Kesehatan menjelaskan, selama 14 hari ke depan, Jemaah Haji tetap berada dalam pemantauan petugas kesehatan. Apabila ada jemaah mengalami sakit, maka diwajibkan untuk berobat ke Puskesmas dengan membawa Buku Kesehatan Jemaah Haji (BKJH) yang telah diberikan sebelumnya.

“Semoga Jemaah Haji bisa menjadi agen kesehatan dan berbagi pengalaman serta tips tetap sehat bagi calon-calon Jemaah Haji berikutnya,” kata Wan.

Ketua Kloter 1 Debarkasi Batam terdiri dari 446 jamaah calon Haji Provinsi Kepri dengan rincian, Karimun 186 orang, Natuna 69 orang, Bintan 66 orang, Lingga 42 orang, Anambas 43 orang, Batam 35 orang dan Petugas Kloter sebanyak 5 orang. (hms)