KAHMI Batam Dukung Aksi Tolak Kenaikan Tarif Listrik

Batam Centre, BatamEkbiz.Com — Penolakan terhadap kenaikan tarif listrik Batam meluas. Kali ini, disuarakan oleh Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kota Batam.

“Kenaikan tarif listrik Batam ini diskriminatif, tidak transparan, dan sangat memberatkan masyarakat,” ujar Koordinator Presidium KAHMI Batam, Akhirman usai rapat KAHMI di Hotel PIH Batam Centre, Minggu 16 April 2017.

KAHMI menilai kenaikan tarif listrik Batam tidak proporsional. KAHMI memandang Peraturan Gubernur Nomor 21 Tahun 2017 bertentangan dengan azas umum pemerintahan yang baik, tidak memenuhi azas kepastian hukum, azas keadilan, dan azas proporsionalitas.

“KAHMI Batam mendukung gerakan Aliansi Masyarakat Peduli Listrik yang akan menggelar aksi penolakan kenaikan tarif listrik Batam,” kata Akhirman.

Senin, 17 April 2017, sejumlah elemen masyarakat Batam yang tergabung dalam AMPLI Batam akan menggelar aksi penolakan kenaikan tarif listrik. Aksi akan dimulai pukul 08.30, dengan rute Basecamp Batuaji, Mukakuning, Simpang Kabil, Simpang Kara, kantor Wali Kota, Graha Kepri, dan berakhir kembali di Basecamp Batuaji. Aksi yang dikoordinir Said Abdullah ini juga akan diikuti Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Satria Kepri, P4WB, DPD Pekat IB Batam, Paten, SBSI, FPPM, PETA, BEM Unrika, HMI Komisariat Ibnu Sina, dan BEM STT Ibnu Sina. (Arif)