KAHMI Batam Mengutuk Keras Pengeroyokan Terhadap Helmy Hemilton

BatamEkbiz.com – Pimpinan Kolektif Majelis Daerah (PKMD) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Batam mengutuk keras pengeroyokan oleh sekelompok orang terhadap mantan anggota DPRD Batam, Helmy Helminton. Akibat pengeroyokan tersebut, alumni HMI ini mengalami luka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.

“PKMD KAHMI Batam menilai masih ada sikap premanisme di Kota Batam ini. Bahkan terjadi pada bulan Ramadan, dimana umat Islam membutuhkan rasa aman dan damai,” ujar Presidium KAHMI Batam, Akhirman, Selasa (4/5/2021).

Menurut Akhirman, Helmy Helminton merupakan salah seorang alumni terbaik HMI yang pernah menjadi anggota DPRD Kota Batam. PKMD KAHMI Batam mendesak aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus pengeroyokan tersebut. Tidak hanya para pelaku di lapangan, namun juga dalang di balik kejadian mengerikan ini.

“Apapun alasan hingga terjadi pengeroyokan secara brutal tidak dapat dibenarkan. PKMD KAHMI Batam meminta kepada penegak hukum untuk menghukum para pelaku dengan hukuman seberat-beratnya,” katanya.

PKMD KAHMI Batam sangat menyayangkan atas kejadian pengeroyokan tersebut. “Batam selama ini cukup aman, cukup damai. Jangan ada tindakan main hakim sendiri,” kata Akhirman.

Helmy Hemilton dikeroyok sejumlah orang saat berada di Harbour Bay, Jodoh, Batu Ampar, Kota Batam, pada Minggu (2/4/2021). Penasihat Hukum Helmy Hemilton, Alwan Hadiyanto mengatakan, saat itu Helmy sedang keluar dari hotel tempat ia menginap bersama keluarga di Hotel Aston Seraya untuk mencari makan sahur. Rencananya Helmy akan membeli nasi bungkus untuk dibagikan kepada warga yang sahur.

“Setelah sahur on the road, klien kami sempat memutar di sekitar Harbour Bay. Sejumlah orang mengeroyoknya, lalu pergi,” kata Alwan kepada media. (rif)