Kapal Kayu Bermuatan Solar Ilegal Diamankan di Perairan Tanjunguma, Batam

  • Whatsapp
Tim patroli Ditpolair mengamankan kapal kayu bermuatan solar dari perairan Tanjunguma, Kota Batam.

Batam, BatamEkbiz.com – Ditpolair mengamankan sebuah kapal kayu bermuatan solar ilegal di Perairan Tanjunguma, Batam. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan 5.000 liter solar yang disimpan di dalam palka modifikasi sekitar 3.500 liter solar dan 50 jirigen ukuran 30 liter. Kapal tanpa nama tersebut diamankan oleh Tim Patroli KP Baladewa-8002.

Komandan KP Baladewa-8002, Kompol Carito mengungkapkan, penangkapan itu berawal dari patroli yang dilakukan Tim Sea Raider di perairan Tanjunguma. Tim mencurigai kapal kayu yang sedang bersandar, lalu memeriksanya.

Bacaan Lainnya

“Palkanya sudah dimodifikasi menjadi tangki yang terbuat dari besi dan didalamnya tersimpan BBM jenis solar dengan pemilik sdr. Mulyadi,” ungkapnya, Senin (18/5/2020).

Keterangan pemilik kapal, mereka memperoleh solar tersebut dengan cara membeli dari kapal-kapal yang melintas di perairan Selat Malaka. Solar itu dikumpulkan dan disimpan di dalam palka modifikasi.

Berdasarkan hasil gelar perkara, kasus tersebut memenuhi unsur melanggar pasal 53 huruf c dan d UU RI No 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi jo Pasal 480 ke 1 tentang KUHP.

“Kami limpahkan kasus ini ke penyidik Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri untuk dilakukan penyidikan,” ujarnya.

Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri, Kombes Pol. Mohammad Yassin Kosasih mengapresiasi kinerja jajarannya di lapangan. Menurutnya, tindak pidana migas adalah salah satu tindak pidana yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan perseorangan atau badan usaha dengan cara yang merugikan kepentingan masyarakat banyak dan negara, sehingga perlu diproses secara hukum.

“Walaupun situasi dan kondisi pandemi covid-19, kami akan menindak tegas pelaku pelaku kejahatan di laut yg memanfaatkan situasi ini,” ujar Kakorpolairud. (re)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *