Kasus Penyelundupan 27 Kontainer Tekstil, 4 Pejabat Bea Cukai Batam Tersangka

  • Whatsapp

Jakarta, BatamEkbiz.com – Kejaksaan Agung menetapkan lima tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyalahgunaan kewenangan dalam importasi tekstil dari tahun 2018 sampai 2020. Kelima tersangka itu terdiri dari empat pejabat Bea Cukai Batam dan seorang pengusaha.

“Total tersangka ada lima dari kasus Tipikor penyalahgunaan kewenangan dalam importasi tekstil yang dilakukan Direktorat Jendral (Dirjen) Bea dan Cukai Tahun 2018 sampai dengan 2020 sebanyak 27 kontainer,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI Hari Setiyono melalui keterangan tertulis, Rabu (24/6/2020).

Bacaan Lainnya

Keempat pejabat Bea Cukai Batam yang menjadi tersangka itu adalah Kabid Pelayanan Fasilitas Kepabeanan dan Cukai berinisial MM, Kasi Kepabeanan dan Cukai berinisial DA, HAW, dan KS. Sedangkan pengusaha yang jadi tersangka adalah pemilik PT Flemings Indo Batam dan PT Garmindo Prima berinisial IR.

Kelima tersangka dijerat pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo UU No 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. Kemudian subsider pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 jo UU No 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

“Saat ini kelimanya kami tahan di rumah tahanan negara (Rutan) selama 20 hari terhitung mulai hari ini, Rabu 24 Juni 2020 hingga 13 Juli 2020 mendatang,” jelas Hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *