Kepri Perlu Bangun Museum Kapal Karam

  • Whatsapp

Tanjungpinang, BatamEkbiz.Com — Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Agung Kuswandono mengimbau agar Kepri dapat membangun shipwreck museum atau museum kapal karam.

Karena diketahui, Benda Berharga Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) yang ada di sekitar Selat Malaka terdapat sekitar 700 titik, sehingga diperlukan koordinasi antara KKP, Kemendikbud, dan Pemprov Kepri dalam pengelolaannya.

Bacaan Lainnya

“Namun dikarenakan keterbatasan dana, maka selebihnya akan dibantu oleh pihak swasta dan diusulkan agar merevisi peraturan mengenai daftar investasi tertutup untuk BMKT. Karena banyak sekali BMKT yang telah diangkat dan belum diangkat dari kawasan Selat Malaka,” jelas Deputi Agung, Senin 15 Januari 2018.

Deputi Agung menambahkan, Rempang dan Karimun sendiri menyatakan bahwa pengembangan pelabuhan, pariwisata dan industri terpadu diperlukan, dengan tujuan untuk melebihi Singapura dan Malaysia. “Dari segi sumber daya alam kita sendiri tidak kalah dengan mereka, namun masih diperlukan sosialisasi ke masyarakat tentang rencana pengembangannya,” pungkasnya. (hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *