KPU Bintan Dorong Partisipasi Masyarakat Sukseskan Coklit

  • Whatsapp
Komisioner KPU Bintan, Haris Daulay memberikan materi dalam Bimtek Pemutakhiran Data Pemilih Pilkada 2020.

Bintan, BatamEkbiz.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bintan mendorong partisipasi masyarakat untuk menyukseskan tahapan pemutakhiran data pemilih. Khususnya dalam pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2020 di Kabupaten Bintan yang akan dimulai 15 Juli.

Komisioner KPU Bintan Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Haris Daulay mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan penguatan teknis kepada petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) yang akan mendata pemilih. Namun Haris menyampaikan bahwa penguatan tersebut tidak cukup, harus ada peran serta masyarakat yang menjadi penentu keberhasilan pelaksanaan tahapan tersebut.

Bacaan Lainnya

“Kita sangat berharap peran serta masyarakat untuk berpartisipasi jika petugas kami mendata pemilih”, ujar Haris dalam keterangannya kepada batamekbiz.com, Minggu (12/7/2020).

Haris menjelaskan peran tersebut. Pertama, memastikan terdaftar sebagai pemilih pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Bupati dan Wakil Bupati Bintan Tahun 2020 yang digelar pada 9 Desember 2020 mendatang.

Kedua, setelah terdaftar adalah memastikan data sudah mutakhir sesuai dengan status terbaru, biasanya berkenaan perubahan dokumen kependudukan. Ketiga, masyarakat juga diminta melaporkan jika ada menemukan pemilih dalam A-KWK yang dibawa petugas sudah tidak memenuhi syarat (TMS) seperti sudah meninggal, ganda, TNI/Polri, dibawah umur, pindah domisili, tidak dikenal hingga bukan penduduk setempat.

“Peran untuk memastikan terdaftar dan koreksi dari masyarakat menjadi amunisi yang berharga bagi kami penyelenggara”, jelas Haris.

Secara khusus, Haris juga meminta dukungan aparat RT/RW se-Kabupaten Bintan dalam memberikan masukan dan dukungan kepada petugas di lapangan.

“Aparat RT dan RW adalah simpul penting dalam pemutakhiran dan penguasaan lapangan, sesuai tata kerja kita sudah minta petugas kita koordinasi maksimal”, tutup Haris. (re)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *