KPU Kepri launching pendaftaran calon independen

  • Whatsapp

Tanjungpinang, BatamEkbiz.Com – KPU Provinsi Kepri membuka pendaftaran bagi pasangan calon yang akan maju dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) lewat jalur perseorangan atau independen mulai 24 Mei hingga 24 Juli. Pasangan calon independen yang akan mendaftar harus mengantongi dukungan 180.399 orang atau 10 persen dari jumlah penduduk Kepri.

“Kepala daerah provinsi, kabupaten dan kota dari calon independen bisa mendaftar mulai Minggu (kemarin) hingga selama 2 bulan ke depan,” ujar anggota KPU Kepri Marsudi dalam Launching Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri 2015 di Hotel Comfort Tanjungpinang, Minggu (24/5/2015).

Menurutnya, verifikasi faktual persyaratan di tingkat kabupaten dan kota juga sama, yaitu harus mendapatkan dukungan minimal 10 persen dari data jumlah penduduk. Sedangkan untuk mendaftar, pasangan calon independen bisa langsung datang ke masing-masing KPU tempat wilayah pasangan calon berada.

“Untuk pasangan calon gubernur dan wakil gubernur perseorangan itu mendaftarkan diri di KPU Provinsi, sedangkan untuk pasangan bupati atau wali kota di KPU kabupaten dan kota tempat dia mencalonkan diri,” imbuhnya.

Ketua KPU Kepri Said Sirahuddin menambahkan, pendaftaran pasangan calon gubernur dan wakil gubernur melalui perahu partai politik akan dimulai tahapannya dari 14-28 Juli 2015.

“Untuk hak koordinasi terkait persyaratan-persyaratan itu kita akan kordinasi dengan pihak-pihak yang berkepentingan, termasuk partai politik yang telah lama membuka pendaftaran calon, sehingga tidak ada benturan ke depannya. Pasangan yang lolos di partai bisa diakomodir oleh KPU,” terang Said.

Pelaksanaan pilkada serentak di Kepri, menurut Said sejauh ini bisa terkejar dari jadwal, meski sebelumnya sempat molor. Ia optimistis dengan waktu yang tersisa, tahapan akan bisa dilalui.

“Sebenarnya tahapan pilkada sudah dimulai pada 30 April lalu, namun karena peraturan dan anggaran, maka sampailah hari ini kita baru melaksanakan beberapa tahapan. Meski ada yang molor, namun perbaikan tetap dilakukan. Saat ini PPK sudah terbentuk dan tidak lagi menjadi masalah, sehingga pelaksanaan ke depannya hingga pada hari pemungutan suara, tidak ada lagi kendala,” kata dia.

Ia menambahkan, dalam tahapan pilkada ada tahapan yang benar-benar krusial yang harus diketahui masyarakat, di antaranya pendaftaran calon perseorangan dan tahapan untuk pemantau pemilu.

“Jadi masyarakat luas harus tahu bahwa pendaftaran calon perseorangan telah dibuka sejak hari ini, sedangkan untuk tahapan pemantau pemilu telah dibuka sejak 1 Mei lalu hingga 2 November mendatang. Bagi organisasi yang ingin melakukan pemantauan bisa segera mendaftarakan lembaganya masing-masing,” katanya.

Terkait pemantau pemilu, setiap lembaga harus terlebih dahulu terakreditasi KPU Provinsi dan KPU masing-masing kabupaten dan kota tempat lembaga akan melakukan pemantauan. Sedangkan untuk syaratnya, harus independen, memiliki sumber dana yang jelas, dan terakreditasi oleh KPU Provinsi atau kabupaten/kota.

“Kedua hal itu menjadi yang krusial dalam tahapan ini, karena ada keterlambatan penyampaian informasi dari jadwal yang telah ditentukan sebelumnya,” pungkasnya. (R05)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *