KPU Lingga Batasi Jumlah Tim di Debat Paslon

  • Whatsapp
debat paslon lingga
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lingga, Rio Akmal Bukit.

Lingga, BatamEkbiz.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, akan melaksanakan debat pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Lingga sebanyak dua kali. KPU Lingga menjadwalkan debat perdana pada 27 Oktober 2020 dan debat kedua pada 18 November 2020. Waktunya sekitar dua jam, mulai dari pukul 09.00 WIB.

Berbeda dengan acara debat pada Pemilu sebelumnya yang menghadirkan massa pendukung masing-masing calon, tahun ini KPU menerapkan aturan protokol kesehatan yang ketat dalam debat. Bahkan kebijakan dan strategi penanganan, pencegahan, serta pengendalian Covid-19 menjadi salah satu tema dalam debat publik tersebut.

Bacaan Lainnya

“Debat dilakukan di ruang tertutup dengan jumlah undangan dibatasi, karena kami menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat,” kata Komisioner KPU Lingga, Rio Akmal Bukit, Kamis (22/10/2020).

Dalam debat tersebut KPU tidak mengundang pendukung masing-masing calon. KPU hanya mengundang empat orang tim pemenangan dari masing-masing paslon untuk hadir dalam debat tersebut. Debat paslon juga menghadirkan dua anggota Bawaslu Lingga dan seluruh Komisioner KPU Lingga.

“Di dalam ruangan itu maksimal hanya 25 orang saja,” kata Rio.

Untuk memastikan penerapan protokol kesehatan Covid-19, KPU Lingga sudah berkoordinasi dengan Tim Satgas Covid-19 Lingga. KPU Lingga akan menyiarkan debat paslon itu secara live di sejumlah kanal, seperti stasiun televisi swasta di Kepri, Youtube, dan Facebook. Sehingga masyarakat dapat menyaksikan jalannya debat dan pemaparan dari masing-masing paslon.

Baca juga: Darurat Covid-19, NU Minta Pilkada Ditunda

“Masing-masing pasangan calon akan mendapatkan kesempatan yang sama untuk memaparkan visi dan misinya kepada publik dalam debat tersebut,” kata Rio.

Pilkada Serentak 2020 di Kabupaten Lingga diikuti tiga Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati. Yakni nomor urut 1 Muhammad Ishak-Salmizi yang diusung Partai Golkar, PKS, dan Partai Demokrat. Nomor urut 2 Riki Syolihin-Raja Supri yang diusung Partai Gerindra, PDIP, dan PKB. Nomor urut 3 Muhammad Nizar-Neko Wesha Pawelloy yang diusung Partai Nasdem dan PPP.

Berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Kepri per 21 Oktober 2020, tercatat lima kasus Covid-19 di Kabupaten Lingga. Sebanyak 2 pasien di antaranya aktif, 2 pasien sembuh, dan 1 meninggal dunia. (re)