KPU Lingga Jadwalkan Debat Publik Perdana 4 November
Komisioner KPU Kabupaten Lingga, Rio Akmal Bukit.

Lingga, BatamEkbiz.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, menjadwalkan debat perdana pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Lingga pada 4 November 2020. Semula, debat perdana paslon dijadwalkan pada 27 Oktober. Demikian disampaikan Komisioner KPU Lingga, Rio Akmal Bukit, Selasa (27/10/2020).

“Debat publik babak pertama paslon Lingga ditunda jadi 4 November,” ujar Rio.

KPU Lingga akan melaksanakan debat paslon Bupati dan Wakil Bupati Lingga sebanyak dua kali. Berbeda dengan acara debat pada Pemilu sebelumnya yang menghadirkan massa pendukung masing-masing calon, tahun ini debat dilakukan dengan aturan protokol kesehatan yang ketat. Bahkan kebijakan dan strategi penanganan, pencegahan, serta pengendalian Covid-19 menjadi salah satu tema dalam debat publik tersebut.

“Debat dilakukan di ruang tertutup dengan jumlah undangan dibatasi, karena kami menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat,” kata Rio.

Dalam debat tersebut KPU tidak mengundang pendukung masing-masing calon. Hanya empat orang tim pemenangan dari masing-masing paslon yang diundang hadir dalam debat tersebut. Debat paslon juga menghadirkan dua anggota Bawaslu Lingga dan seluruh Komisioner KPU Lingga.

Baca juga: Batam Daerah Risiko Tinggi Gelar Pilkada

“Di dalam ruangan itu maksimal hanya 25 orang saja,” kata Rio.

Untuk memastikan penerapan protokol kesehatan Covid-19, KPU Lingga sudah berkoordinasi dengan Tim Satgas Covid-19 Lingga. KPU Lingga akan menyiarkan debat paslon itu secara live di sejumlah kanal, seperti stasiun televisi swasta di Kepri, Youtube, dan Facebook. Sehingga masyarakat dapat menyaksikan jalannya debat dan pemaparan dari masing-masing paslon.

“Masing-masing pasangan calon akan mendapatkan kesempatan yang sama untuk memaparkan visi dan misinya kepada publik dalam debat tersebut,” kata Rio.

Pilkada Serentak 2020 di Kabupaten Lingga diikuti tiga Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati. Yakni nomor urut 1 Muhammad Ishak-Salmizi yang diusung Partai Golkar, PKS, dan Partai Demokrat. Nomor urut 2 Riki Syolihin-Raja Supri yang diusung Partai Gerindra, PDIP, dan PKB. Nomor urut 3 Muhammad Nizar-Neko Wesha Pawelloy yang diusung Partai Nasdem dan PPP. (re)