Masyarakat Apresiasi Penghapusan Denda Pajak Kendaraan di Kepri Selama Pandemi

  • Whatsapp

Batam, BatamEkbiz.com – Kebijakan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menghapus pajak kendaraan tahunan selama pandemi virus corona (Covid-19) mendapat respon positif masyarakat. Kebijakan ini dinilai sangat membantu masyarakat dalam membayar pajak kendaraan.

Kadir, warga Pancur Tanjungpiayu mengungkapkan, dirinya sempat bolak-balik ke kantor Samsat Batam Centre untuk membayar pajak kendaraan. Namun kantor Samsat tutup hingga pembayaran pajak kendaraannya lewat jatuh tempo.

Bacaan Lainnya

“Saya mengira pasti akan kena denda, ternyata denda ditiadakan,” ungkapnya, Rabu (24/6/2020).

Penghapusan denda ini diberlakukan bagi kendaraan yang jatuh tempo pembayaran mulai 26 Maret sampai pertengahan Desember 2020. Sementara untuk keterlambatan pembayaran pajak sebelum 26 Maret 2020, tetap akan dikenakan denda.

“Artinya pemilik kendaraan yang terlambat membayar pajak kendaraan selama periode itu (26 Maret sampai pertengahan Desember 2020) tidak dikenakan denda,” tutur Kepala Badan Pengelolaan Pajak Retribusi Daerah (BP2RD) Kepri, Reni Yusneli.

Salah satu pertimbangan kebijakan tersebut, lanjut Reni, adalah penerapan bekerja dari rumah (work from home) layanan unit pelaksana tugas (UPT) Samsat se-Kepri dan penutupan sementara seluruh kantor hingga 2 Juni 2020.

Selama penutupan sementara kantor Samsat tersebut, pembayaran pajak dilayani secara online melalui e-Samsat Kepri. Namun tidak semua pemilik kendaraan terbiasa dengan sistem layanan online tersebut, sehingga diterbitkan kebijakan penghapusan denda pajak.

“Ini lantaran kita semua sedang menghadapi pandemi Covid-19,” jelasnya.

Menurut Reni, secara umum masyarakat Kepri memiliki kesadaran tinggi untuk taat membayar pajak kendaraan. Ini terbukti dengan ramainya pemilik kendaraan yang melakukan pembayaran sejak pelayanan di kantor Samsat kembali dibuka.

“Kami mengapresiasi masyarakat yang sudah membayar pajak kendaraan,” ujarnya.

Reni menjelaskan, target pajak kendaraan bermotor tahunan tahun 2020 di Kepri sebesar Rp428,3 miliar turun menjadi Rp342 miliar. Selama periode Januari hingga Juni 2020 tercatat realisasi pajak kendaraan bermotor sebesar Rp 156 miliar atau 40 persen dari target keseluruhan.

“Kami terus menggenjot target penerimaan dari pajak kendaraan bermotor tahunan. Masih ada waktu beberapa hari ini, mudah-mudahan tercapai,” harapnya. (re)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *