Parkir Dermaga Pulau Penyengat Ditutup Karena Membahayakan
Parkir Dermaga Pulau Penyengat akhirnya ditutup karena kondisinya sudah membahayakan.

BatamEkbiz.com – Parkir Dermaga Pulau Penyengat akhirnya ditutup karena membahayakan. Kondisi tiang dermaga sudah keropos dan tidak memadai untuk menampung ratusan motor yang kerap terparkir di tempat tersebut.

Kabid Pelayaran dan Udara Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang, Sony Andriana Kusuma menjelaskan penutupan parkir Dermaga Pulau Penyengat. Saat ini kondisi dermaga yang populer dengan sebutan pelantar kuning itu sudah tidak layak sebagai tempat parkir.

“Informasi dari Dinas PUPR, kondisinya sudah berbahaya. Dermaga ini sebenarnya untuk pejalan kaki, bukan parkir motor,” katanya, Kamis (14/10/2021).

Sony mengimbau masyarakat untuk tidak memarkirkan motornya di dermaga demi keselamatan bersama. Sebagai gantinya, masyarakat bisa memanfaatkan lapangan parkir gratis di halaman Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tanjungpinang.

“Pihak kelurahan sudah menyosialisasikan dan warga Penyengat khususnya mendukung kebijakan ini,” katanya.

Kabid Ketertiban Umum Satpol PP Tanjungpinang, Teguh juga menyampaikan hal senada. Menurutnya, kondisi tiang penyangga di dermaga pelantar kuning sudah keropos. Kondisi tersebut membuat dermaga tak kuat lagi untuk menahan sepeda motor yang terpakir dalam jangka waktu lama.

“Bisa digunakan tapi tidak boleh ada kendaraan terparkir, karena dapat menambah beban pelantar,” katanya.

Menurut Teguh, pihaknya sudah berkoordinasi dengan warga sekitar dermata. Agar mengizinkan masyarakat Penyengat untuk memarkirkan kendaraannya di halaman rumah warga.

Baca juga: Pulau Penyengat Jadi Kampung Anti Politik Uang

“Masyarakat bisa parkir di halaman kantor Disparbud atau halaman rumah warga sekitar. Kami sudah berkoordinasi dengan warga setempat,” katanya. (mad)