Pasar Tradisional di Era New Normal, Jaga Jarak Antar Pedagang, Tersedia Cuci Tangan

Jakarta, BatamEkbiz.com – Pasar tradisional menjadi salah satu perhatian pemerintah dalam penerapan tatanan kenormalan baru atau Era New Normal yang segera diterapkan di sejumlah wilayah. Tujuannya agar pasar tradisional tidak menjadi klaster penyebaran virus corona (Covid-19) di masa pandemi.

Perhatian pemerintah itu akan diwujudkan pemerintah melalui penyiapan anggaran untuk drainase dan pembukaan lahan baru guna mengatur jarak antar pedagang. Kemudian, penyediaan tempat cuci tangan bagi konsumen yang datang.

“Hal semacam itu tentu menjadi perhatian. Karena yang paling penting saat ini tempat-tempat publik harus melaksanakan protokol kesehatan dengan infrastruktur yang siap,” ujar Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Donny Gahral Adian di Jakata, kemarin.

Dikatakan Donny, Presiden Joko Widodo memerintahkan protokol kesehatan lebih diperhatikan. Persiapan agar pasar tradisional tidak menjadi kluster baru harus dilakukan.

“Terkait pasar tradisional memang karena tempat itu paling ramai. Masyarakat yang berbelanja merupakan kelas menengah ke bawah. Pemerintah akan memfokuskan perhatian pada pasar tradisional yang jumlahnya cukup banyak,” jelasnya.

Donny menambahkan pasar tradisional ini harus disiplin menerapkan protokol kesehatan. “Karena kalau protokol kesehatan ini tidak dijalankan dengan disiplin seperti tidak pakai masker atau rajin mencuci tangan, percuma saja. Saya kira nanti ada suatu sistem yang dibuat supaya hal-hal semacam itu bisa dihindari,” tuturnya. (re)