Pemerintah Pertimbangkan Lanjutkan BLT UKM Hingga 2021

  • Whatsapp
UKM Pasar Jodoh, Batam, Provinsi Kepri
Aktivitas pembeli dan pedagang di Pasar Jodoh saat pandemi Covid-19 belum mewabah di Kota Batam.

“Kuartal I 2021 mungkin keadaan ekonomi akan lebih baik, tapi barangkali masih sulit untuk usaha mikro,” katanya.

Di sisi lain, Teten juga mengkaji bantuan untuk UKM dari segi restrukturisasi dan subsidi bunga. Menurut Teten, hal ini akan melihat perkembangan ekonomi ke depan.

Bacaan Lainnya

Baca juga: Pandemi, 88 Persen UKM Kehabisan Kas

“Apakah memperpanjang relaksasi atau tidak, kami lihat perkembangan,” kata Teten.

Sebelumnya, Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara Kementerian Keuangan, Kunta Wibawa mengatakan, pemerintah menargetkan 15 juta pelaku UKM mendapatkan BLT. Hingga saat ini, sudah 6 juta UKM mendapatkan bantuan Rp2,4 juta per orang.

“Pencairannya sudah sangat bagus, saat ini sudah Rp6,6 triliun,” katanya.

Menurut Kunta, target UKM yang bakal mendapatkan bantuan ini jumlahnya terus meningkat. Awalnya hanya 9,1 juta, lalu naik menjadi 12 juta, dan kini targetnya 15 juta pelaku usaha.

Saat ini masyarakat yang ingin mendapatkan bantuan UKM Rp2,4 juta masih bisa mendaftarkan diri. Caranya, dengan mengajukan ke Dinas Koperasi dan UKM di wilayah masing-masing.

Saat mendaftar, masyarakat harus membawa sejumlah dokumen persyaratan. Mulai dari nomor induk kependudukan (NIK), nama lengkap, beserta kartu tanda penduduk (KTP). Kemudian alamat tempat tinggal, memiliki bidang usaha, hingga nomor telepon. (re)