Pemko evaluasi kerja sama dengan BPJS Kesehatan

  • Whatsapp

Batam Centre, BatamEkbiz.Com – Buruknya pelayanan Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan akhirnya membuat Pemko Batam gerah dan berjanji untuk mengevaluasi.

Wali Kota Batam Ahmad Dahlan mengaku mendapatkan banyak laporan masyarakat terkait buruknya pelayanan BPJS Kesehatan. Laporan tersebut akan ditindaklanjutinya dengan mengumpulkan seluruh kepala rumah sakit dan pimpinan BPJS Kesehatan Cabang Batam.

Bacaan Lainnya

“Pemko Batam sudah menggelontorkan anggaran hingga Rp26 miliar. Untuk anggaran memang besar, jadi saya akan cari tahu masalahnya apa dan bagaimana solusinya,” katanya, Minggu (10/5/2015).

Dalam program BPJS Kesehatan 2015, Pemko Batam mengajukan kuota 105.451 jiwa sebagai peserta penerima bantuan iuran (PBI). Setelah diverikasi BPJS Kesehatan Cabang Batam, ternyata hanya 44.870 jiwa saja warga yang layak mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis tersebut. Itupun masih banyak penerima program BPJS Kesehatan PBI yang salah sasaran, justru dinikmati oleh warga kaya, bukan yang benar-benar miskin.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam Candra Rizal mengatakan, pihaknya terus menyosialisasikan kepada masyarakat kurang mampu yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan untuk segera mendaftar. Caranya cukup melapor ke Ketua RT masing-masing di wilayahnya, untuk selanjutnya didaftarkan ke BPJS Kesehatan.

“Sisa kuota yang disiapkan Pemko Batam masih banyak. Ini khusus untuk masyarakat yang tidak mampu dan iurannya otomatis dibayar oleh APBD Batam,” katanya.

Menurut Chandra, peserta BPJS Kesehatan gratis yang ditanggung pemerintah akan diperbaharui setiap tiga bulan sekali. Tujuannya agar masyarakat kurang mampu yang terlewat dalam pendaftaran sebelumnya dapat terdaftar seluruhnya. Terhadap peserta BPJS Kesehatan gratis, pemerintah tidak hanya membayarkan preminya saja, tetapi juga semua urusan hingga biaya perujukan ke luar kota.

“Jika dirujuk ke luar kota, maka tiket dibayarkan pemerintah dengan cara mengklaim. Sementara ini, sisa anggaran tetap disimpan untuk mempersiapkan jika nantinya ada yang kembali mendaftar,” katanya. (R04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *