Positif Covid-19 di Batam Tembus 805 Kasus

  • Whatsapp
Data perkembangan Covid-19 Kota Batam per 7 September 2020.

Batam, BatamEkbiz.com – Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam merilis 5 kasus baru pasien terkonfirmasi positif Covid-19, Senin (7/9/2020). Dengan penambahan tersebut, total positif Covid-19 di Batam mencapai 805 kasus.

“Kasus baru ini sebanyak 5 orang laki-laki Warga Kota Batam yang terkonfirmasi positif,” sebut Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi dalam keterangan tertulisnya.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Covid-19 Melonjak Lagi di Batam, Sehari 54 Kasus

Didi menjelaskan, data ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim Analis Laboratorium BTKL PP dan Analis Laboratorium RSKI Covid-19 Galang berdasarkan hasil temuan kasus baru dan hasil tracing. Berikut riwayat 5 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut:

1. Terkonfirmasi kasus nomor 801, Tn. DH (41), laki-laki, ASN-Pemko Batam. Yang bersangkutan beralamat di Tiban I Patam Lestari Sekupang.

2. Terkonfirmasi kasus nomor 802, Tn. IA (30), laki-laki, karyawan swasta. Yang bersangkutan beralamat di Perumahan Bukit Senyum, Seraya, Batu Ampar.

3. Terkonfirmasi kasus nomor 803, Tn. RA (48), laki-laki, wiraswasta. Yang bersangkutan beralamat di Perumahan Kabil, Nongsa.

4. Terkonfirmasi kasus nomor 804, Tn. TS (47), laki-laki, karyawan swasta. Yang bersangkutan beralamat di Perumahan Batam Centre, Taman Baloi, Batam Kota.

5. Terkonfirmasi kasus nomor 805, Tn. WTA (27), anggota Polri. Yang bersangkutan beralamat di Perumahan di Kawasan Baloi Centre, Baloi Indah, Lubuk Baja.

Menurut Didi, dari hasil penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan oleh Tim Surveilans Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam terhadap seluruh cluster dapat disimpulkan sementara bahwa saat ini ternyata terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru. Hal ini sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan diberbagai aktifitas sehari-hari.

“Sehingga memungkinkan terjadi pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster tersebut ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun impor,” ujarnya. (re)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *