Reses Anggota DPD Ria Saptarika: Pemko Batam Curhat Kekurangan Pegawai

  • Whatsapp
Anggota DPD RI, Ria Saptarika menerima cinderamata dari Pjs Walikota Batam, Syamsul Bahrum dalam reses di Kantor Walikota Batam, Selasa (13/10/2020).

Batam, BatamEkbiz.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Pemko Batam, Jefridin, menyampaikan belum terpenuhinya kebutuhan pegawai di Pemko Batam. Dari 13.432 pegawai yang dibutuhkan berdasarkan analisis tahun 2019, ketersediaan pegawai di Pemko Batam hanya 5.663 orang.

“Pemko Batam masih membutuhkan 7.769 pegawai lagi, paling banyak untuk guru dan tenaga kesehatan. Karena tiap tahun sekolah dan puskesmas bertambah, tapi pegawai tidak,” ujarnya dalam Reses Masa Sidang Pertama tahun 2020-2021 Anggota DPD RI, Ria Saptarika terkait Pengawasan Regulasi Perpres 98 Tahun 2020 tentang Gaji dan Tunjangan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kantor Walikota Batam, Selasa (13/10/2020).

Bacaan Lainnya

Untuk memenuhi kekurangan itu, jelas Jefridin, Pemko Batam akhirnya mempekerjakan pegawai kontrak. Mereka tersebar di beberapa unit pelaksana teknis (UPT), tapi yang paling banyak di Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan Dinas Lingkungan Hidup.

“Ada 6.515 orang tenaga kontrak saat ini dan kami masih butuh sekitar 1.200 orang lagi. Kalau ada kesempatan (penerimaan Aparatur Sipil Negara-ASN), mungkin Batam bisa dibantu Pak,” kata Jefridin.

Menurut Jefridin, pada 2019 lalu Batam diberikan kuota penerimaan ASN sebanyak 207 orang dengan 31 orang di antaranya dilimpahkan ke provinsi. Sebanyak 176 orang ikut seleksi di Pemko Batam, terdiri dari 172 orang guru dan 4 orang penyuluh.

“Yang lulus 170 orang, 4 orang penyuluh lulus semua. Itulah yang saat ini masih mengajar, namun belum diberlakukan seperti PPPK,” katanya.

Anggota Komite III DPD RI, Ria Saptarika menampung berbagai masukan dalam reses kali ini. Di antaranya terkait pembayaran dan tunjangan gaji PPPK, bidang-bidang untuk PPPK, dan jabatan-jabatan di Pemko Batam yang bisa ditempati oleh PPPK.

“Sebagai anggota DPD, selama ini kita tahunya aman-aman saja. Dengan adanya permasalahan di daerah ini, menjadi modal bagi kami untuk menyampaikan dan menyelesaikan ketika nantinya bertemu menteri,” katanya.

Reses ini dihadiri langsung oleh Pjs Walikota Batam, Syamsul Bahrum dan Sekda Kota Batam. Selain itu juga hadir para kepala dinas atau organisasi perangkat daerah (OPD) dan pejabat Pemko Batam lainnya. (re)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *