Sehari 140 Kasus Positif Covid-19 di Batam, Sembuh 32
Perkembangan penanganan Covid-19 Kota Batam per 23 Oktober 2020.

Batam, BatamEkbiz.com – Kasus baru positif Covid-19 di Kota Batam bertambah 140 kasus dalam sehari, Jumat (23/10/2020). Sementara pasien sembuh Covid-19 bertambah 34 orang. Penambahan ini menjadikan total kasus Covid-19 di Batam sebanyak 2.530 kasus, 1.883 di antaranya sembuh, 582 dalam perawatan, dan 65 meninggal dunia.

“Data ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim Analis Laboratorium BTKL PP dan Analis Laboratorium RSKI Covid-19 Galang berdasarkan hasil temuan kasus baru dan hasil tracing,” sebut Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Batam, Didi Kusmarjadi, dalam keterangan tertulisnya.

Kasus terbanyak dari 140 kasus pada hari itu terjadi pada karyawan swasta di sejumlah perusahaan di Kota Batam. Kemudian kalangan ibu-ibu rumah tangga, pelajar, anak belum sekolah, dan polisi.

Sedangkan di antara pasien sembuh adalah seorang dokter berinisial Tn. DYP (39) dan tahanan Polda Kepri berinisial Tn J (39). Tn. DYP merupakan pasien terkonfirmasi kasus nomor 1.942, beralamat di Villa Panbil Kelurahan Mukakuning, Kecamatan Sei Beduk. Sedangkan Tn. J merupakan pasien terkonfirmasi kasus nomor 1.975, beralamat di Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa.

Baca juga: Astaga, Sehari 78 Kasus Baru Covid-19 di Batam

Didi menjelaskan, dari hasil penyelidikan epidemiologi terhadap seluruh klaster terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Batam, diperoleh kesimpulan sementara bahwa terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru. Hal ini sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan diberbagai aktivitas sehari-hari.

“Sehingga ini memungkinkan terjadinya pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun impor,” jelasnya.

Ia mengingatkan dan mengimbau kembali guna kemaslahatan bersama masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran pemerintah. Yakni dengan menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, dan tetap di rumah saja.

“Jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup,” pungkasnya. (re)