Sukses Sejahterakan Anggota, KUB Nelayan Batam Terbaik di Indonesia

  • Whatsapp

Sekupang, BatamEkbiz.Com — Prestasi membanggakan diraih Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan Kota Batam yang dinobatkan menjadi terbaik di Indonesia oleh Bank Indonesia. Klaster perikanan tangkap ini dinilai berhasil mengelola keuangan hingga mampu menyejahterakan anggotanya.

Perwakilan KUB Nelayan Batam Mansar mengungkapkan, keberhasilan tersebut diraih dengan kerja keras. Bahkan belum setahun saat didirikan pada 2012, KUB sudah mencatatkan tabungan hingga Rp5 miliar di bank. KUB juga memiliki dua unit ruko bernilai Rp1 miliar yang digunakan sebagai toko perlengkapan nelayan.

“Kami memberikan bantuan peralatan dengan sistem bergulir kepada para nelayan untuk meningkatkan hasil tangkap ikan di laut. Dari penjualan ikan-ikan tersebut, hasilnya disimpan di koperasi KUB,” ungkapnya.

Mansar menjelaskan, usaha simpan pinjam itu meningkatkan kesadaran nelayan untuk mengelola keuangan. Saat laut sedang bersahabat, pendapatan nelayan Batam bisa mencapai jutaan rupiah per hari. Pendapatan inilah yang digunakan untuk mengantisipasi saat musim sedang buruk.

Melalui KUB, ikan hasil tangkapan nelayan bisa dijual dengan harga tinggi. Ikan-ikan itu dijual ke Singapura, transaksinya menggunakan dolar.

Selain itu, KUB juga menyiapkan kebutuhan dan peralatan nelayan untuk menangkap ikan. Sistem pembayarannya dicicil setiap bulan.

“Misal bantuan mesin kapal tempel yang diberikan kepada individu nelayan atas nama kelompok. Bantuan itu harus dibayar setiap bulan ke KUB, sehingga KUB bisa membeli alat yang sama untuk dihibahkan kepada nelayan lainnya. Begitu seterusnya secara bergulir,” kata Mansar.

Dari laman resminya, BI memberikan penghargaan kepada 13 klaster terbaik yang dinilai sukses mengembangkan klaster yang mendukung program pengendalian inflasi. KUB Nelayan Batam berhasil mendapat penghargaan sebagai juara pertama di sub sektor peternakan atau perikanan.

Penghargaan diberikan Gubernur Bank Indonesia, Agus D.W. Martowardojo dalam Apresiasi Kinerja Program Pengendalian Inflasi Bank Indonesia, Senin, 25 April 2016 di Jakarta. Kesuksesan tersebut dinilai berdasarkan beberapa kriteria, seperti modal sosial yang kuat, kelembagaan, kepemimpinan dan visi, kemitraan dan networking, pemberdayaan ekonomi daerah/masyarakat, akses pasar, infrastruktur yang mendukung, inovasi, kompetensi dan keahlian, ramah lingkungan dan dukungan stakeholder.

Klaster adalah salah satu pendekatan komprehensif dari hulu ke hilir dengan mengelompokkan kegiatan yang saling berhubungan, baik industri pendukung, jasa penunjang, infrastruktur ekonomi, penelitian, pelatihan, dan hal terkait lainnya. Dengan pendekatan ini diharapkan akan memperoleh manfaat sinergi dan efisiensi yang tinggi dibandingkan jika bekerja sendiri.

Apresiasi Kinerja Program Pengendalian Inflasi Bank Indonesia bertujuan untuk mendorong, menginspirasi dan mempercepat replikasi program pengembangan komoditas penyumbang inflasi dengan pendekatan klaster. Selain itu, dengan kegiatan ini diharapkan juga dapat meningkatkan awareness para pemangku kepentingan mengenai pentingnya koordinasi dalam pengendalian inflasi baik di daerah maupun secara nasional. (R02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *