Survei: 88 Persen Perusahaan Merugi Akibat Pandemi

  • Whatsapp
perusahaan merugi
Aktivitas pekerja di salah satu perusahaan di kawasan industri Kota Batam, Provinsi Kepri.

Menurut Bambang, setelah pandemi, kebutuhan akan ketrampilan teknologi paling menonjol. Antara lain terkait penguasaan teknologi informasi dan komunikasi. Implikasinya baik bagi pemerintah dan swasta, yakni perlu menyediakan pendidikan dan keterampilan yang sarat teknologi.

Baca juga: Bank Mandiri dan BCA Raih Perusahaan Terbaik untuk Bekerja

“Implikasi setelah pandemi mengisyarakatkan bahwa work from home atau teleworking menjadi pilihan utama perusahaan. Sehingga lebih fleksibel, meski efisiensi tenaga kerja dan pengurangan upah tak terhindarkan,” katanya.

Bambang menyatakan, penggunaan teknologi informasi dan komunikasi mempermudah transisi di era pandemi. Merespon situasi pandemi, sebagian perusahaan telah merasakan berbagai kebijakan pemerintah. Kebijakan itu seperti insentif perpajakan 19,8 persen serta jaminan sosial ketenagakerjaan 18,5 persen.

Namun, banyak juga yang belum merasakan bantuan pemerintah, yakni 41,18 persen. Ini menandakan pemerintah perlu bergerak membantu perusahaan yang sebagian besar merasakan dampak pandemi tersebut. (re)