Tanjungpinang Tampilkan Sumbang Seimbang di Festival Seni Kemenparekraf

  • Whatsapp
Pertunjukan seni kolaborasi pemusik dan sanggar tari Kota Tanjungpinang, Sembang Seimbang, akan tampil dalam festival seni Kemenparekraf di Jakarta, 25 Oktober mendatang.

Tanjungpinang, BatamEkbiz.com – Kota Tanjungpinang bakal menampilkan pertunjukan seni ‘Sumbang Seimbang’ di Festival Seni Pertunjukan Program Jejaring Kabupaten/Kota Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di Jakarta pada 25 Oktober 2020 mendatang. Pertunjukan seni kolaborasi pemusik dan sanggar tari Kota Tanjungpinang itu menjadi satu-satunya dari kota di Indonesia yang akan tampil dalam festival ini.

Walikota Tanjungpinang, Rahma mengatakan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang tengah menyiapkan proses tapping pertunjukan seni tari kontemporer Tanjungpinang itu. Para penari yang tergabung dalam pertunjukan seni ini adalah kalangan profesional dan beberapa di antaranya memiliki latar belakang pendidikan sarjana di bidang seni.

Bacaan Lainnya

“Saya sebagai walikota mengapresiasi semangat Pak Kadis, penari, dan pemusik yang luar biasa. Karena yang mendapatkan kesempatan ini hanya satu kota se-Indonesia,” ucap Rahma dalam video tapping di Gedung Aisyah Sulaiman, Tanjungpinang, Kamis (1/10/2020).

Rahma yakin, dengan dukungan penari-penari profesional dan penari zapin asli dari Pulau Penyengat, peserta bakal tampil maksimal di festival seni tersebut. Apalagi ditambah dengan mereka sangat menjiwai, kreatif, dan dipadukan dengan seni kontemporer.

“Baru latihan saja mereka sudah tampil luar biasa. Mudah-mudahan ini menginspirasi dan bisa tampil maksimal,” ujar Rahma.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Surjadi mengatakan, festival ini merupakan festival jejaring kota kreatif seni pertunjukan oleh Kemenparekraf RI. Ia mengapresiasi Kemenparekraf yang terus mendorong pelaku seni tetap produktif dan menghasilkan karya berkualitas di masa pandemi Covid-19.

“Secara lokal kita tetap dengan pentas seni virtual sembang semase. Tapi secara nasional, kita juga ikut. Proses perekaman sendiri akan dilakukan di Gedung Hakim dan Balai Adat Pulau Penyengat,” kata Surjadi. (re)