Terkaya se-Sumatra, PDRB Batam Rp112 Juta per Kapita

  • Whatsapp
Wilayah perbatasan Kota Batam dengan gedung-gedung pencakar langit di Singapura.

Batam, BatamEkbiz.com – Kota Batam menjadi kota terkaya di Sumatra, meninggalkan Dumai, Medan, dan Pekanbaru. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Batam yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2019 mencapai Rp112,66 juta per kapita.

PDRB merupakan dasar untuk penghitungan pertumbuhan ekonomi dalam suatu daerah tertentu. PDRB juga bisa didefinisikan sebagai jumlah nilai barang dan jasa akhir (netto) yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi.

Bacaan Lainnya

Transaksi ekonomi yang dihitung adalah transaksi yang terjadi di wilayah domestik suatu daerah. Tanpa memerhatikan apakah dilakukan oleh masyarakat (residen) dari daerah tersebut atau masyarakat lain (non-residen).

Data BPS mencatat PDRB per kapita Batam mencapai Rp112,66 juta atau hampir dua kali lipat dari PDRB per kapita Indonesia. Batam merupakan pusat beragam industri berskala besar.

Kepala BPS Batam, Rahyudin mengatakan, saat ini untuk melihat PDRB Batam, mengacu pada PDRB Provinsi Kepulauan Riau. Sekitar 65 persen PDRB Kepri merupakan sumbangan dari Kota Batam.

“Natuna, Anambas besar di migas (minyak dan gas bumi). Kalau migas dikeluarkan, share kita bisa sampai 71 persen,” ujarnya.

Posisi kedua daerah terkaya di Sumatra ditempati Kota Dumai dengan PDRB per kapita sebesar Rp108,78 juta. Kota di Provinsi Riau ini ditopang oleh industri minyak dan gas.

Posisi ketiga diisi Medan, pusat ekonomi dan keuangan di Pulau Sumatra. Ibu kota provinsi Sumatra Utara ini memiliki PDRB per kapita sebesar Rp98,26 juta.

Sementara Pekanbaru menempati posisi keempat dengan PDRB per kapita Rp97,40 juta. Ibu kota Provinsi Riau ini ditopang oleh perusahaan minyak, industri pengolahan, serta perkebunan kelapa sawit beserta pabrik pengolahannya. (re)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *