Batam Centre, BatamEkbiz.Com — Wajah-wajah baru dari Nasdem, Gerindra, PDIP, Golkar, Demokrat dan PKB akan mendominasi kursi DPRD Batam periode 2014-2019. Sementara berdasarkan perolehan suara sementara, PDIP dipastikan unggul dan menempatkan wakilnya sebagai Ketua DPRD Batam yang sebelumnya diduduki Surya Sardi dari Demokrat.

Penambahan kursi DPRD dari 45 menjadi 50 kursi dalam pemilu kali ini, berdampak pada meningkatnya perolehan kursi PDIP dari sebelumnya 6 kursi menjadi 9 hingga 11 kursi. Kursi anggota dewan sebelumnya diduduki Ruslan, Nuryanto, Rekaveni, Erikson Pasaribu, Ganda Tiur dan Udin P. Siholoho. Dalam pemilu kali ini, hanya Ruslan yang tidak mencalonkan lagi sebagai caleg DPRD Batam, namun mencalonkan sebagai caleg DPRD Kepri.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Batam, Jamsir mengatakan, berdasarkan perhitungan di internal partai, PDIP menargetkan perolehan 11 kursi di DPRD Batam. Sementara berdasarkan rekapitulasi perolehan sementara, PDIP sudah mengamankan 8 kursi. Terdiri 2 kursi di Dapil I (Nuryanto dan Udin P.Sihaloho), 2 kursi di dapil II (Rekaveni dan Ganda Tiur), 1 kursi di dapil III (Tumbur M. Sihaloho), 1 kursi di dapil IV (Dandis Rajagukguk), dan 2 kursi di dapil V (Sugito dan Budi Mardiyanto).

“Kita perkirakan PDIP bisa mendapat 11 kursi di DPRD Batam,” ujarnya, Minggu (20/4).

Sebagai partai dengan perolehan suara tertinggi, lanjut Jamsir, otomatis kursi Ketua DPRD Batam akan diduduki caleg PDIP. Namun penentuan siapa yang akan ditunjuk sebagai Ketua DPRD Batam dari PDIP, menunggu pembahasan bersama di internal partai mulai dari DPC PDIP Batam, DPD PDIP Kepri, dan DPP PDIP.

“Nama Ketua DPRD ditentukan melalui pembahasan bersama di internal partai. Sampai saat ini belum bisa kita sebutkan,” jelasnya.

Selain PDIP, Golkar dan Demokrat diperkirakan juga masih menguasai kursi pimpinan DPRD. Golkar dan Demokrat, masing-masing diprediksi mendapatkan 7 kursi.

Meskipun mendulang raihan kursi kedua terbanyak DPRD Batam, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Kota Batam, Zainal Abidin mengaku belum sesuai dengan target. Golkar menargetkan perolehan 20 persen atau sepuluh kursi DPRD Batam, berkurang 3 atau 2 kursi dibanding data sementara saat ini. Golkar juga masih akan mendapat jatah sebagai unsur Pimpinan Dewan.

“Dari sisi potensi, Golkar bisa mendapat 8 kursi DPRD Batam. Namun kita masih menunggu hasil resmi dari KPU,” ujarnya.

Dalam pemilu lalu, Golkar memiliki enam kursi di DPRD Batam yang ditempati Zainal Abidin (Wakil Ketua II DPRD Batam), Ruslan M. Ali Wasyim, Asmin Patros, M. Yunus Muda,  dan Rusmini Simorangkir. Pemilu kali ini, Golkar diperkirakan mampu mendulang 7 kursi, terdiri 2 kursi dari dapil I (M. Yunus Muda dan Ruslan), 2 kursi dapil II (Ides Mardi dan Hendra Asman), 1 kursi dapil III (Ruslan M. Ali Wasyim), 1 kursi dapil IV (Djoko Mulyono), dan 1 kursi dapil V (Zainal Abidin).

Zainal enggan menyebut nama yang kemungkinan besar mendapat kursi DPRD. Namun Golkar akan mengikuti aturan terkait siapa kader yang berhak duduk di kursi DPRD serta mengevaluasi atas perolehan suara dalam pemilu kali ini.

“Kita sudah akomodir. Sesuai aturan, calon yang mendapatkan suara tertinggi yang akan mendapat jatah kursi,” ujarnya.

Demokrat yang pemilu lalu berhasil unggul dengan 7 kursi dan mendudukkan wakilnya sebagai Ketua DPRD Batam, dalam pemilu kali ini harus rela kehilangan kursi puncak tersebut. Meski demikian, Demokrat diprediksi masih mampu menempati unsur pimpinan dengan perolehan kursi 5 kursi. Dapil I diperkirakan akan menyumbang 1 kursi (Mesrawati Tampubolon), 1 kursi dapil II (Helmy Hemilton), 1 kursi dapil III (M. Yunus S.Pi), 1 kursi dapil IV (Sumali), dan 1 kursi dapil V (Teuku Hamzah).

Sedangkan kursi PKS, kemungkinan berkurang akibat minimnya perolehan suara di beberapa dapil yang tidak menembus angka bilangan pembagi pemilih. Jika benar, maka PKS bakal gagal mempertahankan kursi unsur pimpinan dewan yang sebelumnya diduduki Aris Hardi Halim. Unsur pimpinan dewan dari PKS kemungkinan besar direbut Gerindra yang memperoleh 6 kursi.

PKS diperkirakan hanya mampu mengamankan dua kursi, berkurang dari pemilu lima tahun lalu sebanyak 4 kursi. Dapil IV (Sukaryo) dan Dapil V (Riky Indrakari), masing-masing diperkirakan menyumbang 1 kursi bagi PKS.

Sebaliknya, Partai Gerindra mencatat perolehan suara fenomenal dan sukses menempatkan wakilnya di setiap dapil. Perolehan kursi Gerindra diperkirakan mencapai 6 kursi, meningkat dibanding pemilu lalu yang hanya 1 kursi. Yakni 1 kursi dari dapil I (Harmidi), 1 kursi dari dapil II (Nyanyang Haris Pattamura), 1 kursi dari dapil III (Werton Panggabean), 1 kursi dari dapil IV (Mulya Rindo Purba), dan 2 kursi dari dapil V (Iman Sutiawan dan Marlon Brando).

Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Batam, Jeffry Simanjuntak menargetkan lima kursi dari PKB masuk DPRD Batam, masing-masing dapil 1 kursi. Namun berdasar perolehan suara sementara, PKB kemungkinan hanya mampu meraih 3 kursi. Yakni 1 kursi dari dapil IV (Jeffry Simanjuntak), 1 kursi, 1 kursi dari dapil II (Aman)  dan 1 kursi dari dapil III (Fauzan).

“Dapil V kita harap suara terbanyak (Aluan Harahap) bisa masuk,” ujarnya.

Gedung parlemen dalam lima tahun ke depan, dipastikan akan didominasi wajah baru. Mereka yang diperkirakan duduk adalah Harmidi, Ides Mardi, Hendra Asman, Uba Ingan Sigalingging, Tumbur Sihaloho, Werton Panggabean, Amintas Tambunan, Dannis Rajagukguk, Mulyono, Mulia Rindo Purba, Sumali, Nono Hadi Siswanto, Sugito, Budi Mardiyanto, Iman Sutiwan, Marlon Brando, Safari Ramadhan, dan Eki Kurniawan. (R02)